Kejadian tak etis dilakukan oleh seorang pendaki asal Majalaya yang diduga mencomot foto orang lain dan mengaku baru saja menaklukkan puncak Everest dan mengibarkan bendera merah putih di sana.
Kisah tersebut belakangan viral setelah muncul pengakuan dari seorang pengguna akun twitter yang protes lantaran foto keponakannya saat menaklukkan Gunung Everest di Nepal dipakai oleh orang lain yang mengaku telah sampai ke sana.
Dalam cuitannya, pemilik akun @igoen_anindya menceritakan kronologi soal mencomot foto di puncak Everest tersebut.
Ia mengisahkan bahwa keponakannya yang bernama Andika Kusuma Wardhana awal Oktober lalu berangkat ke Nepal menjalankan misi pendakian ke Gunung Everest. Ia kemudian mengabadikan pencapaiannya saat sampai di Lobuche East Summit.
Tak lama setelah itu muncul sebuah foto milik keponakannya yang dipakai pendaki lain asal Majalaya bernama Memet Isa Bahrudin. Ia mengaku telah mendaki di gunung tertinggi itu dan berhasil mengibarkan bendera merah putih.
"Awal bulan Oktober lalu, keponakanku berangkat ke Nepal untuk menjalankan misi pendakian ke Mount Everest. Singkat cerita medio Oktober berhasil mencapai Lobuche East Summit. Eh ujug2 ada orang Majalaya yang make foto ponakanku dan ngaku2 dialah yang sampe di puncak. Gelok bagt ga sih," cuitnya.
Untuk memperkuat pernyataannya itu, pemilik akun tersebut turut menyertakan video sang keponakan saat menjalani misi pendakian di Gunung Everest hingga sertifikat usai menyelesaikan misi di Everest.
Sementara itu dikutip dari akun @himalayan_master disebutkan bahwa Memet gagal mencapai puncak Lobuche Peak. Ia dievakuasi lantaran mengalami sakit.
"Harap dicatat bahwa semua pendakian yang sukses di Himalaya, Nepal akan mendapatkan bukti berupa sertifikat dari Asosiasi Pendaki Gunung. Yang sampai ke Labuche bukanlah Kang Memet," tulisnya.
Baca Juga: Bikin Heboh! Mas Al Hadiri 1.000 Hari Wafatnya Ibunda Presiden Jokowi, Diundang Siapa?
Kisah soal mencomot foto ketika mendaki di Gunung Everest tersebut pun menuai beragam komentar netizen.
"Gilaaaa naik gunung cuma 1500 MDPL aja bahaya apalagi puncak everest trus tu orang ngaku2 situ...jahat banget!" tulis mayang.
"Yampun buat apasih begitu..Kepuasan seorang pendaki itu ketika bisa mengalaminya sendiri dokumentasi mah bonus. Apa ndak malu," kata bond.
"Kalo daki gunung yang jujur aja kalo gagal summit ya ceritain aja ga jadi jelek kok, kalo self claim malah jadi bunuh diri," kata satrio
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Jembatan Putus Way Pengubuan Belum Juga Diperbaiki
-
Nasib ABK WNI Pascaserangan kapal MV Tihamah di Selat Bab Al Mandeb Yaman Masih Dicari
-
Saham BUMN Ada yang Berpotensi Delisting, Danantara Mau Fokus Ini
-
Kinerja Bank Besar Melaju Pada Kuartal II, BFIN dan BBCA Jadi Saham Kejutan
-
Lockbox Terasa Seperti Dua Film yang Dipaksa Menjadi Satu
-
Pengamanan Diperketat, Helikopter dan Rantis Disiagakan Jelang Kedatangan Prabowo di DPR
-
Pengamat: Amerika Serikat Kehabisan Cara Menekan Iran
-
Prahara Chat Aborsi Viral: Karier Sang Duta Wisata Tio Ferdian Terjerembab
-
Rilis iPhone 18 Bakal "Dicicil", Versi Standar Terpaksa Ngaret Sampai 2027? Ini Bocorannya!
-
LIVE STREAMING: Sidang Tahunan MPR RI & Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026