/
Rabu, 21 Desember 2022 | 10:04 WIB
Warga bakar diri di Surabaya (Suara.com)

Suara Joglo - Kekhusyukan nonton bareng Final Piala Dunia 2022 warga di Jalan Gersikan Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya buyar. Mereka dikagetkan berteriakan orang-orang.

Bukan lantaran gol. Ternyata ada peristiwa tidak biasa di perkampungan mereka. Seorang pasangan suami dan istri, kakek dan nenek dikabarkan bakar diri di dalam kamar mandi.

Keduanya diduga nekat mengakhiri hidup lantaran tak kuat menahan sakit kulit dan penyakit dalam. Beruntung aksi nekat keduanya itu sempat tepergok warga yang sedang nonton bareng Final Piala Dunia (Pildun) itu.

"Pas ada nobar Piala Dunia, tetangga korban yang rumahnya belakang TKP ini langsung berteriak ‘kebakaran-kebakaran' akhirnya dibantu tetangga lain mencoba masuk rumah korban, dengan maksud untuk memadamkan api," kata Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Suprayogi, Kemarin.

Korban bernama Sulikah (70) dan suaminya M Bakri (76). Akibat kekonyolannya itu, pasutri itu menderita luka bakar serius. Keduanya lantas dilarikan ke rumah sakit.

Namun nahas, Nenek Sulikah akhirnya menghembuskan napas terakhir di rumah sakit. Sementara suaminya M Bakri sampai kini masih menjalani perawatan intensif. Dokter sedang melakukan operasi luka bakar akibat bakar dirinya itu.

Hal itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Suprayogi. Ia menjekaskan kalau Sulikah telah meninggal pada Selasa, 20 Desember 2022 sekitar pukul 09.00 WIB. Sementara suaminya masih dirawat di rumah sakit sampai sekarang.

Yogi menambahkan, Sulikah telah dikebumikan di pemakaman umum di Gresikan pada pukul 16.00 WIB. Sedangkan M Bakri masih menjalani operasi kulit akibat luka bakar yang diderita.

"Informasi dari pihak keluarga tadi masih operasi kulit. Untuk istrinya sudah dimakamkan sore tadi," katanya menambahkan.

Baca Juga: Tertangkap! Begini Tampang Pria Tangerang Yang Tikam Calon Suami Mantan Istri Hingga Tewas

Sebelumnya, stress karena sakit membuat pasangan suami istri (pasutri) asal Jalan Gersikan 2, Surabaya nekat melakukan bakar diri di dalam kamar mandi rumahnya Senin, 19 Desember 2022 sekitar pukul 00.00 WIB.

Kedua Pasutri tersebut adalah Mochammad Bakri dan Sulikah. Mereka berdua didiagnosa sakit kulit dan sakit organ dalam tubuh.

Polisi mengatakan pasutri itu tinggal bersama kedua cucunya yang masih di bawah umur. Saat kejadian, kedua cucunya sedang tertidur nyenyak di kamar masing-masing.

Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.

Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.

Load More