Kejadian tak terduga menimpa balita di Nganglik, Sleman. Sebuah peluru nyasar bersarang di kepalanya.
Kapolresta Sleman, AKBP Imam Rifai mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (8/12/2022). Bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya sejumlah orang yang berbuat onar.
Merespon laporan tersebut, tim piket Reskrim Ngaglik mendatangi lokasi kejadian di Jalan Panggungsari, Ngaglik.
Ketika itu, petugas polisi yang berupaya meredam perusuh melepaskan tembakan peringatan. Tetapi para perusuh itu bergeming dan justru berupaya melakukan tindakan perlawanan dengan pelemparan batu.
"Anggota polsek memberikan tembakan peringatan ke atas dan mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat aksi onar itu ke mapolsek. Setelah diperiksa dua orang tersebut dikembalikan ke rumah masing-masing," terangnya.
Selang beberapa waktu, Polsek Ngaglik mendapat informasi bahwa adanya korban yang terluka di rumah makan warung pesisir. Korban tersebut belakangan diketahui merupakan seorang balita.
"Dari TKP didapat informasi bahwa waktu kejadian sekitar jam 12.00 WIB di hari yang sama. Dan korban langsung dilarikan ke RSUP Dr Sardjito untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," katanya.
Ia menambahkan berdasar waktu kejadian yang hampir bersamaan kemungkinan balita yang jadi korban itu terluka akibat peluru nyasar.
"Dari kedua TKP yang hampir bersamaan waktunya ini ada kemungkinan penyebab luka tersebut adalah proyektil yang merupakan tembakan peringatan dari anggota Polsek Ngaglik. Meski untuk jarak kedua TKP kurang lebih 1 kilometer dan tembakan peringatan diarahkan ke atas," jelas Kapolresta.
Diketahui balita yang tertembak peluru nyasar tersebut berada di bagian kepala. Ketika dirontgen terdapat benda proyektil di kepalanya.
Sempat alami gangguan kesadaran
Balita yang jadi korban peluru nyasar di Ngaglik saat ini sedang menjalani perawatan di RSUP Dr Sardjito.
Menurut Humas RSUP dr Sardjito, Banu Hermawan, balita tersebut masuk jalani perawatan di RSS IGD pada 18 Desember 2022 pukul 16.48 WIB.
"Ketika masuk RSUP Dr Sardjito pasien mengalami gangguan kesadaran dan tampak luka terbuka di bagian kepala," terangnya.
Balita tersebut pada Senin (19/12/2022) sudah menjalani operasi. Hasilnya ditemukan korpal atau benda asing di bagian kepala. Benda itu, lanjut Banu telah diserahkan ke pihak kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Infinix HOT 70 Meluncur di Indonesia, Andalkan Helio G100 Ultimate dan Desain Dynamic Shine Unik
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Dukung Gerakan Cegah Tindakan Bunuh Diri, Doyoung NCT Donasi Rp 1,1 Miliar
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat