Pengelolaan sampah menjadi sorotan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia pun meminta seluruh jajarannya bisa mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Tida itu saja, Presiden Jokowi juga menyinggung saat menjabat sebagai Wali Kota Solo. Presiden menyebut, hingga sekarang masalah sampah di Solo juga belum selesai.
Namun demikian, Gibran Rakabuming Raka yang kini menjabat sebagai Wali Kota pun langsung memberikan respon atas kritik dari Presiden tersebut.
"PLTSa e wes dadi, Segera (beroperasi, ditunggu aja," ujar Gibran dikutip dari Channel YouTube berita surakarta pada Kamis (22/12/2022).
Gibran pun berseloroh, kalau 10 tahun lagi Kota Solo bakal kekurangan sampah untuk mengoprasikan PLTSa tersebut.
"Kita kejar, itu nanti gunungnya kita habiskan juga, 10 tahun lagi kita malah akan kekurangan sampah. Nanti kita mendatangkan sampah dari solo raya ya," ujar Gibran.
Kritikan Presiden Jokowi
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) pada tahap awal agar memprioritaskan dananya untuk pengelolaan sampah dan rehabilitasi hutan mangrove.
"Menurut saya urusan sampah ini jadi prioritas, saya pengalaman sejak wali kota sampai sekarang, urusan sampah belum pernah yang namanya beres," kata Presiden Jokowi dalam Rakernas BPDLH di Jakarta, Rabu (21/12/2022).
Baca Juga: Momen Jokowi Bertemu Presiden Vietnam hingga Menanam Pohon Bersama di Istana Bogor
Jokowi menceritakan hingga saat ini masalah pengelolaan sampah di berbagai daerah belum terselesaikan. Jokowi sempat bertanya langsung kepada para gubernur yang hadir dalam acara tersebut mengenai progres pengelolaan sampah.
"Gubernur ada yang sudah beres belum urusan sampah. Ada yang tunjuk jari? belum. Kalau sudah ada yang tunjuk jari, besok saya cek langsung ke lapangan. Belum ada. Karena saya tahu, belum ada. ini harus segera diselesaikan," kata dia.
Menurut Jokowi, dana pengelolaan sampah di setiap daerah sudah tersedia, namun programnya tidak kunjung terselesaikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026