Kota Solo kini selalu menjadi perbincangan publik. Apalagi setelah dipimpin Gibran Rakabuming Raka.
Promosi wisata terus digencarkan. Tidak itu saja, event nasional pun kini sering digelar di Kota Solo.
Namun demikian, tidak semua senang dengan prestasi yang diraih Gibran saat membangun Kota Solo.
Terdapat warganet yang meminta untuk berhenti membicarakan Kota Solo. Sebab, banyak orang akan berkunjung dan membuat jalanan macet.
"heh kalian jangan ngomongin baek2 terus tentang solo, nanti rang orang pada dateng, nanti solo macet dan sumpek," ucap akun Twitter @kurang_cool dikutip pada Kamis (29/12/2022).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka pun langsung merespon cuitan netizen tersebut.
Gibran hanya memberikan kata-kata singkatnya. "Haduh," tulis Gibran.
Sementara pemilik akun @kurang_cool langsung meminta maaf kepada Gibran. "Ngapunten pak. Becanda pak. aku bocahmu pak," tulisnya.
Warganet pun langsung memberikan komentar beragam.
Baca Juga: 'Kelihatan Tunduk Pada Parpol Lain' PKS Sentil Jokowi Hobi Reshuffle Gegara Tak Mampu Pilih Menteri
"Tapi itu bener pak. Otomatis harus kerja rodi lagi. Pam/lembur jam kerja tanpa bayaran lumayan sakit pak kadang 8jam lembur hanya dihargai 20rb. Bukan kurang bersyukur, tapi untuk saat² seperti ini, yg apa² harga pada naik. Jadi berasa pak," tulis netizen.
"Emang benar sih. nanti jadi kota tujuan utama untuk merantau dan mengadu nasib. Mas Wali siap2 jdi kota tujuan utama org merantau mengadu nasib," tulis netizen.
"Oke, jadi sekarang kita kritik habis-habisan kinerja mas wali. Bahas yang jelek-jelek di solo. Biar mas wali kerja terus, gak istrht. Supaya ngrasain juga, kerja, kerja, kerja, Tipes," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali