Politisi PDIP Adian Napitupulu teran-terangan mengungkapkan mengapa begitu keras dengan Menteri BUMN Erick Thohir.
Dikutip dari channel YouTube Akbar Faizal Uncensored, Adian Napitupulu mulanya berbicara perihal sikap dan prinsipnya yang tak jarang berbeda dengan partai. Hingga kemudian ia memberi salah satu contoh ketika dipanggil Puan Maharani karena berbeda pendapat tajam dengan Erick Thohir.
Momen itu kemudian berusaha diperjelas oleh Faisal Akbar sebagai host. Ia penasaran mengapa Adian begitu keras dengan Erick Thohir.
"Kenapa dulu keras sekali dengan Erick Thohir, tapi kemudian kenapa sekarang tidak?"
"Disuruh presiden," jawab Adian lugas.
Lebih lanjut anggota Komisi VII DPR RI tersebut secara blak-blakan menyebut kenapa begitu keras dengan Erick Thohir. Ia mengaku hal pertama karena sebel.
"Saya sebel aja karena ujug2 bisa di istana. Ya gimana ya ada dulunya bakbukbakbuk kita di lapangan, setelah Jokowi menang tau-tau ada di Istana, ada yang gedabak gedebuk ga dapet apa-apa," terangnya seperti dikutip Minggu (1/1/2023).
Selain itu, Adian menyebut bahwa seharusnya bukan Erick Thohir yang menjadi menteri di bawah Presiden Jokowi.
"Ada beberapa hal ya yang tidak bisa saya sebutkan karena menyangkut beberapa orang. Tapi saya kira harusnya menterinya bukan Erick Thohir. Malam itu ngobrol sama erick, gw kesel sama lu, lu kan bilangnya gamau jadi menteri," lanjut ceritanya.
Baca Juga: Tanggapi Soal Isu KPU Bersekongkol Rancang Pemenangan Ganjar-Erick, Rizal Ramli Minta KPU Dibubarkan
Selain keras terhadap Erick Thohir, Adian mengaku sosok Menteri BUMN tersebut juga sempat dibuat tersinggung gegara sikapnya.
"Jadi meski kami beberapa kali berbeda dia ternyata care sama gw," kata Adian.
"Saat itu saya sakit. Dia kirim Arya Sinulingga bilang ke saya Pak Erick mau bantu seluruh perawatanmu. Tapi saya bilang gw masih ada duit kalau liat total biaya perawatan yang saya jalani. Eh denger-denger dia tersinggung," ungkap Adian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba