Aksi sawer kepada Ustadzjah Hj. Nadia Hawasyi di tangerang Banten viral di media sosial. Banyak kecaman berdatangan.
Sang Ustadzjah itu pun langsung memberikan klarifikasi di kolom komentar Instagram @hilmi28.
Nadia mengaku tak kuasa menolak perlakuan tersebut. Dia tidak bisa marah karena tengan melantunkan ayat suci Al Quran.
"Assalamualaikum ustd, saya juga merasa tidak di hargai ustd, karna saya posisi nya lagi ngaji tidak mungkin mau marah-marah di atas panggung, karna itu salah satu adab membaca al-qur’an. Saya tidak mungkin langsung marah pada saat saya sedang ngaji. Makanya saya cuma cabut uang yang ada di kerudung saya. Setelah saya turun panggung baru saya tegur panitia nya," tulis Nadia di dikutip pada Jumat (6/1/2023).
Diketahui, pendakwah Hilmi Firdausi mengceam aksi yang dilakukan oleh warga Banten dengan nyawer Nadia Hawasy saat melantunkan ayat suci Al Quran.
Ia meminta Majelis Ulama memberikan teguran keras terhadap peristiwa tersebut.
"Mohon Majlis Ulama dan juga para asatidz setempat mengingatkan bahwa hal ini sangat niradab," tulisnya di akun Twitter @hilmi28 dikutip pada Jumat (6/1/2023).
Menurutnya bukan seperti menyawer penyanyi dangdut. Memberikan uang kepada pada pembaca Al Quran harus dilakukan secara santun dan beradab.
"Bukan bgtu cara memuliakan para Qori/ah. Kalau ingin memberi bisa dgn cara yg berakhlaq. Ini tilawatil Qur'an bukan dangdutan," tulisnya.
Baca Juga: Klaim Sudah Sesuai Prosedur, Densus 88 Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Tersangka John Sondang
Ia pun mengunggah tangkapan layar klarifikasi dari Ustadzjah Hj. Nadia Hawasy. Ia meminta agar semua ini menjadi pembelajaran bersama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan