Sejauh ini dua nama kader partai banteng yang disebut-sebut bakal maju sebagai capres di 2024. Ada nama Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI. Kemudian nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.
Dalam banyak survei, dari dua nama itu, nama Ganjar paling populer. Elektabilitasnya juga paling tinggi dibanding Puan, bahkan dibanding tokoh-tokoh lain yang disebut-sebut layak maju sebagai capres. Misalnya Prabowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.
Dalam survei terakhir, Voxpopuli Research Center misalnya. Nama Ganjar masih memiliki elektabilitas tertinggi dibanding nama-nama lain sebagai calon presiden 2024.
Hasilnya surveinya, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 23,8 persen diikuti Prabowo Subianto sebesar 20,2 persen. Sementara Anies Baswedan meraih elektabilitas 18,7 persen.
Ini merupakan hasil survei nama-nama tiga teratas tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Calon Presiden di 2024. Meskipun begitu, elektabilitas tinggi tidak serta membuat Ganjar seberuntung Prabowo.
Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja, mengatakan Ganjar masih harus bersaing dengan tokoh lain di partai politiknya. Sementara Prabowo tidak perlu sebab Gerindra telah bulat mengusungnya sebagai capres.
"Apakah Ganjar akan mendapat tiket bergantung pada keputusan PDIP yang akan dikeluarkan pada 2023 ini," kata Achmad Subadja seperti dikutip dari Subadha kemarin.
Menurut Achmad, tren kenaikan elektabilitas Ganjar sudah terjadi sejak awal pandemi COVID-19 atau pada pertengahan 2020. Gubernur Jawa Tengah itu bersaing ketat dengan Prabowo yang masih digdaya setelah dua kali mengalami kekalahan pada perhelatan pilpres sebelumnya.
Di sisi lain, elektabilitas Anies Baswedan sebagai penantang kuat bagi Ganjar maupun Prabowo juga tengah menanjak. Kendati demikian, posisi Anies juga belum aman mengingat koalisi yang digadang-gadang Nasdem, PKS dan Demokrat hingga kini belum terbentuk.
Baca Juga: Terjadi Penurunan Disiplin Cukup Signifikan, Polresta Bima Kembali Terapkan Tilang Manual
Ia mengatakan sejauh ini elektabilitas ketiga nama itu belum menembus angka 30 persen. Sementara, partai politik menginginkan calon yang diusung memiliki potensi menang yang lebih tinggi.
Berita Terkait
-
8 Parpol Kompak Tolak Sistem Pemilu Cuma Coblos Partai, Puan Ungkap Alasan PDIP Tak Ikutan
-
Wacana Megawati Kembali Nyapres Bikin Debat: Disinggung Mirip Joe Biden
-
Ahok Berpotensi Jadi 'Kejutan' di HUT PDIP, Rocky Gerung: Dia Bisa Jadi Jembatan
-
Megawati Dipastikan Bakal Kasih 'Kejutan' di Pidato HUT PDIP Besok, Soal Capres Banteng?
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Bitcoin Kalahkan Emas dan Saham di Tengah Gejolak Global
-
AS Tunggu Jawaban Iran untuk Damai, Netanyahu Uring-uringan ke Donald Trump
-
Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
-
Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia
-
Tidak Ciut Tekanan Suporter, Pelatih Saint Kitts and Nevis Singgung Balik Timnas Indonesia
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Hadiri Acara Saudagar Bugis, Sherly Tjoanda Ungkap Kisah Ayah yang Pernah Hidup Susah di Makassar
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%