/
Senin, 09 Januari 2023 | 16:50 WIB
Puan Maharani berpeluang jadi Presiden Indonesia ([Dok: DPR])

Sejauh ini dua nama kader partai banteng yang disebut-sebut bakal maju sebagai capres di 2024. Ada nama Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI. Kemudian nama Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Dalam banyak survei, dari dua nama itu, nama Ganjar paling populer. Elektabilitasnya juga paling tinggi dibanding Puan, bahkan dibanding tokoh-tokoh lain yang disebut-sebut layak maju sebagai capres. Misalnya Prabowo, Anies Baswedan dan Ridwan Kamil.

Dalam survei terakhir, Voxpopuli Research Center misalnya. Nama Ganjar masih memiliki elektabilitas tertinggi dibanding nama-nama lain sebagai calon presiden 2024.

Hasilnya surveinya, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 23,8 persen diikuti Prabowo Subianto sebesar 20,2 persen. Sementara Anies Baswedan meraih elektabilitas 18,7 persen.

Ini merupakan hasil survei nama-nama tiga teratas tokoh yang memiliki elektabilitas tertinggi sebagai Calon Presiden di 2024. Meskipun begitu, elektabilitas tinggi tidak serta membuat Ganjar seberuntung Prabowo.

Direktur Komunikasi Voxpopuli Research Center Achmad Subadja, mengatakan Ganjar masih harus bersaing dengan tokoh lain di partai politiknya. Sementara Prabowo tidak perlu sebab Gerindra telah bulat mengusungnya sebagai capres.

"Apakah Ganjar akan mendapat tiket bergantung pada keputusan PDIP yang akan dikeluarkan pada 2023 ini," kata Achmad Subadja seperti dikutip dari Subadha kemarin.

Menurut Achmad, tren kenaikan elektabilitas Ganjar sudah terjadi sejak awal pandemi COVID-19 atau pada pertengahan 2020. Gubernur Jawa Tengah itu bersaing ketat dengan Prabowo yang masih digdaya setelah dua kali mengalami kekalahan pada perhelatan pilpres sebelumnya.  

Di sisi lain, elektabilitas Anies Baswedan sebagai penantang kuat bagi Ganjar maupun Prabowo juga tengah menanjak. Kendati demikian, posisi Anies juga belum aman mengingat koalisi yang digadang-gadang Nasdem, PKS dan Demokrat hingga kini belum terbentuk.

Baca Juga: Terjadi Penurunan Disiplin Cukup Signifikan, Polresta Bima Kembali Terapkan Tilang Manual

Ia mengatakan sejauh ini elektabilitas ketiga nama itu belum menembus angka 30 persen. Sementara, partai politik menginginkan calon yang diusung memiliki potensi menang yang lebih tinggi.

Load More