/
Senin, 09 Januari 2023 | 16:50 WIB
Puan Maharani berpeluang jadi Presiden Indonesia ([Dok: DPR])

Suara Joglo - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut-sebut telah mengantongi nama calon presiden dan wakil presiden di 2024 nanti. Hal ini disampaikan Puan Maharani.

Puan, yang juga Ketua DPP PDIP, putri dari Megawati itu mengatakan kalau nama capres dan cawapresnya bakal diumumkan secara definitif oleh partai berlambang kepala banteng itu pada 19 Oktober sampai 25 November 2023.

Ketika nama capres dan cawapres diumumkan, Ia meminta seluruh kader partai siap menjalankan semua instruksi ketua umumnya. Megawati, kata dia, saat ini sudah punya nama dan tinggal mengumumkan saja siapa calonnya.

"Kita semua harus siap ikut instruksi dan perintah ketua umum memenangkan calon presiden dan calon wakil presiden PDI Perjuangan. Ibu ketua umum sudah punya nama di kantongnya, tinggal diumumin," katanya dikutip, Senin (09/01/2023).

Hal itu disampaikan Puan saat memberikan sambutan di Bimbingan Teknis Anggota DPRD PDI Perjuangan Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Jakarta.

Puan juga meminta kader partainya tidak perlu bingung memikirkan siapa calon presiden yang akan diusung oleh PDI P karena Megawati sudah punya keputusan.

"Jadi enggak usah nengok kiri-kanan. Enggak usah bingung harus si ini harus si itu. Kayaknya, kayaknya, si ini kayaknya si itu surveinya tinggi ya si ini, kayaknya cocok sama si ini," kata Puan menegaskan.

"Udah lurus saja kerja kerja kerja di lapangan. Pada waktunya tunggu tanggal mainnya," kata Puan menambahkan.

Dia mengingatkan, sebagai kader sekaligus petugas partai, kerjanya adalah menjalankan instruksi partai. Sehingga harus menunggu saja.

Baca Juga: Terjadi Penurunan Disiplin Cukup Signifikan, Polresta Bima Kembali Terapkan Tilang Manual

"Kita itu petugas partai, tugas kita adalah memenangkan partai bukan jadi pengamat politik. Enggak perlu diamat-amati, ya boleh kalau cuma ngomong di warung kopi atau di antara kita tapi enggak usah terpengaruh. Turun saja, turun ke lapangan, kerja, kerja," kata Puan.

Menurut dia, PDI Perjuangan merupakan partai yang besar sehingga tidak mungkin tidak memiliki kader untuk dicalonkan sebagai presiden.

"Kita ini partai besar, sebesar ini. Jadi enggak mungkin kita enggak punya kader untuk dicalonkan," ungkap Puan sambil meminta para kadernya santai sebab soal calon presiden sudah urusan garis tangan.

"Santai. Mbak Puan kok enggak deg-degan? Kenapa deg-dengan, urusan calon presiden itu ada di garis tangan. Ada 270 (juta) orang ingin jadi presiden semua, yang jadi cuma satu," ujarnya.

"Secara undang-undang dan konstitusi ada aturannya, dicalonkan oleh satu partai politik atau gabungan partai politik. PDI Perjuangan suaranya sudah cukup. Tinggal tunggu siapa nanti akan disebutkan oleh ibu ketua umum," kata Ketua DPR RI itu.

Antara Puan atau Ganjar

Load More