Video singkat seorang pedagang buah di Solo yang curhat lantaran dagangannya digusur viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah di @sedulur_solo terlihat seorang pedagang buah menghampiri dua petugas Satpol PP yang berada tak jauh dari lokasinya berdagang.
Di video itu ia memberitahukan bahwa ia diminta untuk pindah dari tempatnya berdagang di kawasan kantor Dinas Perhubungan Kota Solo tepatnya di kawasan Manahan. Alasannya tempat itu harus steril dari PKL.
Lebih lanjut pedagang itu kemudian curhat bagaimana lika-liku perjalanan keluarganya yang turun temurun berdagang di kawasan itu.
"Sak derengipun nyuwun pangapunten e ingkang ageng mas @gibran_rakabuming, Mas kula tiyang alit naming nunut pados rejeki kagem nguripi tiyang sak griyo.. Sekedar bercerita mas, Waktu bapak presiden masih menjabat sebagai walikota, dan beberapa tahun lalu orang tua saya punya kios di shelter Manahan Solo, tetapi karena kios libur semingguan waktu mau dipakai lagi katanya kios sudah ganti pemilik, dengan alasan pemilik baru bilng membeli dari pengurus,.. sedangkan shelter itu dari pemerintah setempat bukan untuk di perjual belikan, sampai orangtua saya menjadi pkl pindah- pindah tempat..," ceritanya.
"Akhirnya bisa jualan di samping kantor Dinas Perhubungan di kawasan Manahan Solo, hingga sampai sekarang saya yang melanjutkan usaha dagang bapak saya.. Tapi kenapa saya sekarang disuruh pergi dari sini dengan alasan tempat hrus disterilkan.. Saya mau pindah dan saya akan mengikuti aturan jika saya mendapat tempat jualan yang layak serta memadai untuk saya jualan agar bisa seramai di tempat ini.. Nyuwun agunging pangaksami menawi bahasa kula kirang sae, kula naming tiyang daerah yang berusaha mencari rejeki di daerah kota saya sendiri," urainya.
Curhat si pedagang buah tersebut ternyata langsung direspon Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Melalui kolom komentar akun tersebut, Gibran memberi respon singkat.
"Ok tunggu ya," katanya.
Baca Juga: Gibran Ditantang Netizen Buat Gereja Katedral di Solo: Ya Silahkan
Belakangan, respon cepat yang diberikan Gibran dapat sambutan positif dari netizen. Tak sedikit yang iri dengan gerakan Gibran yang gesit merespon keluhan warganya di media sosial.
"Ahh Solo ga kaget kalau birokrasinya sat set, coba seperti kota lainnya bisa nunggu sampe 10 tahun diurus," kata mina.
"Gercep banget mas Wali, sebagai warga Solo rasane kok kita bener-bener dilindungi wali kotanya..Sukses buat mas Wali," kata Sanjaya.
"Pengen due pemimpin sing perhatian lan cepat tanggap dengan warganya seperti ini, Pemdaku...ahsudahlah," kata dama.
"Wuih keren mas Walkot sat set," kata fajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
OJK Batasi TKA di Bank 2026, Wajib Transfer Ilmu dan Kirim Pegawai Lokal ke Luar Negeri
-
34 Kode Redeem FF 24 Maret 2026: Klaim Bundle Black Panther dan Item Spesial Beat Carnaval
-
Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka
-
Arti Syawalan dan Sejarah Tradisi Kupatan di Jawa
-
Mengapa Keputusan Negara Gagal Jika Tanpa Diskusi Publik? Menelisik Kasus BOP dan MBG
-
Tangis Keluarga Pecah di Makam Cucu Mpok Nori yang Dibunuh eks Suami
-
Daftar 10 Mobil Listrik Terlaris Februari 2026 BYD, Pendatang Baru Mulai Curi Perhatian
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Arus Balik Lebaran 2026 Membludak, KAI Cirebon Berangkatkan 12.068 Penumpang Sehari
-
Hindari Macet, Kapan Waktu Terbaik Berangkat Arus Balik agar Sampai di Jakarta Pagi Hari?