/
Jum'at, 13 Januari 2023 | 15:17 WIB
CEO FC Bekasi City Putra Siregar (kiri) ingin kompetisi Liga 2 segera bergulir seperti Liga 1 dan Liga 3 ([Istimewa])

Putra Siregar menjadi salah satu yang mengaku kecewa berat dengan keputusan PSSI dan PT LIB yang menghentikan kompetisi Liga 2 2022/2023. 

Pasalnya tim yang ia bangun FC Bekasi City tak bisa melanjutkan perjuangan untuk bisa lolos ke Liga 1. Hal itu disebabkan kompetisi tertinggi di Indonesia tidak ada degradasi. 

Putra Siregar pun menyebut akan memperjuangkan nasib para pemain yang tak pernah lelah untuk mempersiapkan tampil di Liga 2. 

"Papi putuskan Akan memperjuangkan , Papi jadi saksi betapa perjuangan mereka luar biasa , berlatih tanpa henti meskipun tanpa kejelasan yang pasti sampai akhirnya dengar kabar yang mengiris hati liga behenti. Jumat berkah ini mohon doa dari temen-temen semua , semoga banyaknya doa sehingga Allah jabah doanya," tulisnya di akun Instagram dikutip pada Jumat (13/1/2023). 

Menyadur dari situs resmi PSSI, kelanjutan Kompetisi Liga di Indonesia ditentukan oleh ramat Komite Eksekutif (Exco) PSSI. 

Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI memutuskan untuk menghentikan kelanjutan Kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. 

Kepastian ini diambil seusai rapat yang berlangsung di kantor PSSI, GBK Arena, Kamis (12/1/2023).

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi menyampaikan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan berbagai faktor.

1. Adanya permintaan dari sebagian besar klub Liga 2 yang menginginkan kompetisi tersebut tidak bisa dilanjutkan. Hal ini terjadi karena tidak ada kesesuaian konsep pelaksanaan lanjutan kompetisi antara klub dan operator serta pelaksanaan atau kelanjutan Liga 2 sangat sulit diselesaikan sebelum Piala Dunia U-20 2023 dimulai pada 20 Mei 2023.

Baca Juga: Kisah Pilu Mahasiswi UNY, Berjuang Bayar Uang Kuliah Hingga Tutup Usia

2. Rekomendasi dari tim transformasi sepak bola Indonesia seusai tragedi Kanjuruhan terkait sarana dan prasarana yang belum memenuhi syarat.

3. Perpol No. 10 Tahun 2022 mengamanatkan proses perizinan yang baru dengan memperhatikan periode waktu pemberitahuan, pengajuan rekomendasi dan izin, hingga bantuan pengamanan.

Dalam rapat Exco tersebut juga memutuskan dan memerintahkan kepada PT.LIB untuk memfasilitasi pembentukan operator baru guna pelaksanaan Liga 2.

Untuk Liga 1, kompetisi tersebut akan tetap berjalan dan tanpa ada degradasi. Hal ini karena penyesuaian kompetisi Liga 2 yang tidak berjalan.

Sementara untuk wakil Indonesia di kompetisi AFC musim 2023/2024, PSSI akan menggelar play-off yang diikuti oleh juara Liga 1 2021/2022 versus juara Liga 1 2022/2023.

Untuk Liga 3 putaran Nasional 2022/2023 resmi dihentikan. Bagi Asprov yang telah memutar, kuotanya tetap dapat digunakan pada kompetisi selanjutnya.

Load More