Suara Joglo - Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang kiai berinisial FM terhadap santriwatinya di Jember Jawa Timur sampai saat ini terus diselidiki kepolisian setempat.
Kasus ini sendiri diungkap oleh Bu Nyai--istri dari kiai--ke kepolisian. Terbaru, setelah kasus ini mencuat, bu nyai berinisial HA itu meminta perlindungan dari Lembaga Perlindunga Saksi dan Korban (LPSK).
Seperti disampaikan Pengacara HA, Yamini, saat ini saksi Bu Nyai dalam kondisi baik. Dia telah disembunyikan di tempat yang aman. Bu Nyai bahkan Semakin bersemangat, karena banyak dukungan dari berbagai pihak, lokal maupun nasional.
"Bahkan masyarakat biasa banyak mendukungnya," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, ditulis Minggu (15/1/2023).
"Kami berkirim surat ke LPSK. Kamis kemarin Kementerian PPA datang ke Jember untuk melihat proses ini dan memastikan proses (hukum) ini berjalan baik," kata Yamini menambahkan.
Menurut Yamini, ada situasi tidak nyaman yang dihadapi HA ketika kasus ini terungkap. Situasi itu misalnya, beberapa waktu lalu ada seseorang mengaku dari kepolisian bocara macam-macam.
"Keluarga FM juga menawarkan sejumlah uang agar Bu Nyai cabut laporan," katanya menambahkan.
HA melaporkan suaminya ke Kepolisian Resor Jember dengan sangkaan tindak asusila terhadap santriwati. Saat ini FM sudah ditetapkan menjadi tersangka kasus tersebut.
Selain memberikan keterangan, HA juga sudah menjalani uji psikologi forensik yang dilaksanakan Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jumat (13/1/2023).
Baca Juga: 10 Artis yang Jadi Perhatian saat Wisata Air Terjun, Wulan Guritno Tampil Seksi Bareng Pacar
Setelah tes psikologi, HA mengaku lega telah melaporkan semuanya kepada polisi. Yamini mengatakan, ada indikasi kekerasan seksual. HA mengungkapkan kasus tersebut karena merasa kasihan kepada santriwati.
"Bagaimana dan seperti apa kami menunggu hasil dari kepolisian," katanya sambil mengatakan kalau semua bukti telah diserahkan ke kantor polisi.
Menurut Yamini, HA mengetahui perbuatan asusila FM baru-baru ini. "Tapi kalau merasa, sudah agak lama. Barang buktinya sudah diberikan polisi dan sudah disita," katanya.
Yamini juga berkomitmen membela hak-hak santriwati terduga korban. Namun HA dan santriwati mengalami kesulitan berkomunikasi. "Saya tidak tahu siapa yang membuat situasi itu. Dengan terduga korban memang agak renggang," kata Yamini.
Sementara itu, Andy C. Putra, pengacara FM, membantah jika pihaknya menawarkan sejumlah uang kepada HA agar mencabut laporan.
"Kita tidak ada langkah mediasi atau intimidasi dengan pelapor, karena target kita jelas: akan lapor balik atas LP pelapor yang merugikan lembaga ponpes dam nama baik Kiai," katanya.
Justru, lanjut Andy, pelapor telah berupaya mendatangi sejumlah saksi santri dan ustazah yang sudah memberikan kuasa hukum kepadanya. Tujuannya untuk mencabut kuasa serta tidak mengikuti alur langkah-langkahnya sebagai penasihat hukum.
Berita Terkait
-
10 Artis yang Jadi Perhatian saat Wisata Air Terjun, Wulan Guritno Tampil Seksi Bareng Pacar
-
WayV Tampilkan Vokal dan Harmonisasi Indah Lewat Live Clip 'Broken Love'
-
Minta Maaf karena Cemberut Saat Bagi Kaus, Puan Maharani: Saat Itu Panas Banget!
-
Jaksa Ungkap Peran Kuat Maruf Di Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua: Tutup Pintu Hingga Redam Suara Tembakan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tampang Bak BMW Harga di Bawah Brio, Intip Pesona Skoda Slavia
-
Ulasan Novel Gagal Menjadi Manusia: Karya Paling Kelam Osamu Dazai
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
Isu PTDI Dijual ke Asing Mencuat, Bosnya Akui Prabowo Minta Kerjasama Dengan Industri Global
-
Manga Aksi-Time Travel Fate Rewinder Diadaptasi Anime TV, Tayang April 2027
-
Mikroplastik Tembus Lautan Dalam, Keseimbangan Ekosistem Laut Terganggu
-
5 HP Android dengan Kamera Terbaik yang Dijual di Indonesia, Juaranya Foto dan Video HD
-
First Look Serial Below Rilis, Josh Hartnett Didapuk Jadi Bintang Utama
-
Bagaimana Cara Memilih Jam Tangan Pintar Sesuai Kebutuhan? Ini 5 Tipsnya Sebelum Membeli
-
WALHI Bongkar Eksploitasi Ugal-ugalan di Jawa, Dari Reklamasi Jakarta hingga 20 PSN Jatim