/
Selasa, 17 Januari 2023 | 17:19 WIB
Cak Nun sebut Jokowi Firaun ([Muhammad Guntur Romli/Twitter])

Suara Joglo - Baru-baru ini video cendekiawan muslim dan budayawan Emha Ainun Najib atau akrab disapa Cak Nun bikin gaduh warganet. Ini setelah Ia disebut-sebut mengatakan kalau Jokowi seperti Firaun.

Kritikan panas lantas diarahkan ke Cak Nun. Salah satu pengkritiknya adalah Guntur Romli dan Denny Siregar. Dalam unggahan video itu memang nampak Cak Nun seperti biasa sedang membawakan materi ceramahnya.

Salah videonya ini dishare di akun TikTok @Tryhwsp terlihat potongan video dimana Cak Nun tengah mengisi kajian Maiyah di Bangbang Wetan, Surabaya. Di dalam video itu terlihat video kajian itu dibuat di bulan Januari 2023. 

Di samping Cak Nun ada pakar komunikasi Unair Suko Widodo. Dalam video itu Cak Nun mengungkapkan bahwa Indonesia telah dikuasai sebuah sistem kekuasaan yang kuat. Di mana Jokowi diibaratkan sebagai Firaun hingga pengusaha Anthony Salim sebagai perlambangan Qorun.

"Karena Indonesia dikuasai oleh Firaun yang namanya Jokowi, Qorun yang namanya Anthony Salim dan 10 Naga terus Haman yang namanya Luhut," ucapnya.

"Negara kita itu sesempurna dicekel cek wis gaono bocor-bocore oleh Firaun Haman dan Qorun itu seluruh sistem perangkat alat-alat politiknya sudah dipegang mereka semua, kon milih sopo wae ngko wis ono sik menang, nah itu dewasa tegak monggo tapi pokoknya....," terangnya dalam potongan video itu. 

Belakangan unggahan itu turut disoroti oleh Muhammad Guntur Romli. Politisi Partai Solidaritas Indonesia itu menyayangkan pernyataan dari Cak Nun yang mengibaratkan Jokowi serupa Firaun. 

"Jika kekurangan di Jokowi tidak sampe layak dihina seperti Firaun, jika ada kelebihan Emha Ainun Najib gak sampe level Nabi Musa dan Sabrang seperti Nabi Harun. Hanya kesombongan dan ketakaburan yang mengatakan itu. Cak Nun sedang meninggikan Jokowi dan merendahkan dirinya sendiri...," ucapnya.

Sementara itu Denny Siregar menulis cuitan begini: "Nyenggol Ridwan Kamil, ada yg ngamuk. Nyenggol cak Nun, ada yg ngamuk juga. Tapi kalo mereka nyenggol orang, orang itu gak boleh ngamuk.. ".

Baca Juga: Hasil IBL 2023: Tekuk Satya Wacana, Pelita Jaya Petik Kemenangan Pertama

Kegaduhan pernyataan Cak Nun ini segera memantik reaksi warganet lainnya. Tak sedikit yang mengkritik Cak Nun, namun banyak pula yang membela.

Misalnya akun @PartaiSocmed yang menulis pembelaan: @jokowi itu tidak alergi kritik, bagaimanapun kerasnya. Tapi ada pepatah "Anjing lebih galak dari tuannya". Nah, mereka yg mau melaporkan Cak Nun itu adalah sejenis anjing yg tidak suka tulang tapi doyan credit point."

Lalu akun Lukman Simandjuntak @hipohan menulis begini: "Jika Cak Nun sampai bersuara begini, artinya kondisi memang sudah gawat, iya gak sih ? ."

Berikutnya akun Fahmi @FahmiAgustian yang menantang Guntur Romli Cs datang ke pengajiannya Cak Nun: "Nih, share loc lagi.... Coba, berani merapat nggak? Ketemu langsung sama Cak Nun, sekalian Mas Sabrang, sak-KiaiKanjeng'e, sisan karo Letto barang. Lek gur wani nyocot neng sosmed, yo berarti muspro.... Isih kalah karo Wak Jan."

Load More