/
Rabu, 18 Januari 2023 | 14:39 WIB
Eks asisten pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal. (Instagram)

Mantan asissten pelatih Timnas Indonesia pada era Alfred Riedl ikut-ikutan buka suara terkait sosok yang pantas untuk menahkodai PSSI ke depannya.

Wolfgang Pikal dengan tegas mengatakan bahwa anggapan orang-orang yang mengatakan bahwa Ketua Umum PSSI itu harus dari pemain sepak bola, itu tidak benar.

"Sering orang bilang yang ketua umum PSSI harus seorang (pemain) bola, mungkin yang bekas pemain Timnas bola, itu nonsanse menurut saya," ungapnya dilansir dari akun Instagram @pikalwolfgang_coach (18/01/2023).

Menurut Wolfgang Pikal setidaknya untuk menjadi Ketua Umum PSSI harus memiliki beberapa syarat yang harus dipenuhi sebagai seorang pemimpin. Adapun kelima poin yang dimaksud adalah sebagai berikut:

1. Ketua Umum PSSI harus punya visi misi yang jelas untuk majukan sapak bola Indonesia dan tidak cari uang di PSSI itu yang penting.

2. Ketua umum PSSI harus bisa kerja baik dengan pemerintah dan punya koneksi kuat ke FIFA dan AFC 
Ketua umum PSSI tidak campur politik dengan sepak bola.

3. Yang penting Ketua Umum PSSI itu bisa manage duitnya, cari duitnya untuk PSSI.

4. Ketua Umum PSSI harus pilih stafnya di bawah dia yang kompeten di dalam posisi masing-masing, mau kerja transparan, tidak cari duitnya di PSSI, dan punya integritas tinggi.

Unggahan video mantan asisten pelatih Timnas Indonesia di akun Instagram pribadinya tersebut lantas dibanjiri komentar kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Tak jarang dari mereka yang menyampaikan harapannya kepada Ketua Umum PSSI yang terpilih untuk menahkodai induk sepak bola Indonesia ke depannya.

Baca Juga: Sandiaga Uno Berpeluang Diusung KIB Jadi Cawapres, Pengamat: Jika Direstui Pak Prabowo

"Mengesampingkan bidang politik pak ET, dia orang yg paling pantas menduduki jabatan tersebut. Pengalaman mengurus bola udh gk bisa didebatin lagi, dan untuk masalah jadi ketum untuk cari "uang" jelas pak ET keknya gk mungkin. Dia businessman dan uangnya mungkin jauh lebih bnyk dibandingkan calon lainnya, jadi pak ET bisa dibilang calon ketum yg mendekati kategori "bagus"," ungkap salah seorang netizen.

Load More