Baru-baru ini, warganet kembali dibuat bingung oleh perseteruan antara Norma Risma dan mantan suami Rozy Zay Hakiki.
Pasalnya, sang ibu kandung, Rihana yang diduga merupakan selingkuhan menantunya itu tak kunjung mengakui perbuatannya.
Bahkan, ia memberikan penjelasan yang berbeda pada saat peristiwa penggerebekan tersebut. Ia mengatakan bahwa dirinya tak memakai sehelai kain pun karena usai menjalankan ibadah salat.
Rihanah mengaku bahwa dirinya berkunjung ke rumah kontrakan anak dan menantunya itu ketika sang suami pergi ke Jakarta. Adapun tujuannya mengunjungi kontrakan tersebut memang ingin menanyakan perihal pekerjaan Rozy hari itu.
“Suami saya pergi ke Jakarta, dia bepamitan dengan saya, nah ketika suami saya sedang pergi, saya ingin ke tempat anak saya, ingin salat di sono, terus ingin bertanyakan pada suaminya hari ini kerja apa, begitu,” ujar Rihanah, dikutip dari unggahan TikTok @YozDifitra, Rabu (18/1/2023).
“Setelah itu, kita ngobrol sebentar sama si RZ, terus tiba-tiba nggak lama kemudian si ketua pemuda dateng. Nah, ketika itu saya sedang salat, setelah salat, biasanya saya kalau salat kan memang membuka pakaian, berbuka busana,” lanjutnya.
Dirinya yang berada di kamar usai menjalankan salat, mengaku tiba-tiba di gerebek oleh para pemuda. Ia tak memakai pakaian lantaran memang baru selesai menjalankan salat.
“Mukenanya udah dilipat, tinggal memakai busana, tapi saya istirahat dulu di situ, saya istirahat sebentar. Terus tiba-tiba sekitar lima menit, tiba-tiba ketua pemuda sama temennya itu langsung dateng ngetok-ngetok pintu,”
Namun, sebelum dirinya sempat memakai baju, para warga telah mendobrak pintu kamarnya dan mendapati Rihanah sedang tidak memakai sahelai busana pun.
Baca Juga: Gibran Maafkan Penghina Presiden Jokowi, Publik Geram: Cari Aja Orang nya Mas Wali, Kelewatan Itu
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026