Suara Joglo - Kemarin tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengobok-obok sejumlah kantor dan rumah pejabat dan pimpinan DPRD Jawa Timur. Komisi melanjutkan penyidikan kasus suap dana hibah pemerintah provinsi.
Sebelumnya, KPK telah menahan sejumlah orang terjait kasus ini. Mulai dari Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak bersama dua orang lainnya yang diamankan dalam operasi tangkap tangan beberapa waktu silam di gedung DPRD Jatim.
Nah, berikut ini fakta-fakta penggeledahan KPK di rumah Pimpinan DPRD Jatim sebagai pengembangan kasus penyelewengan dana hibah tersebut.
Salah satu pengembangan kasus ini adalah memeriksa sejumlah pimpinan DPRD lainnya. Alhasil, KPK menggeledah rumah Ketua DPRD Kusnadi, mulai dari kantor sampai rumahnya.
Rumah Kusnadi yang digeledah oleh KPK ada di Lamongan. Di kabupaten tersebut, rombongan KPK mendatangi rumah pribadi Kusnadi. Ia merupakan ketua DPRD Jatim. Rumah itu berada di wilayah RT 04, RW 03, Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu.
Didampingi Brimob Polda Jatim
KPK datang didampingi dua personel Brimob Polda Jatim. Sesampainya di daerah tersebut, mereka langsung mendatangi rumah Rokhanah, ketua RT 04. Menanyakan kediaman Fujika Senna Oktavia –isteri Kusnadi–.
"Tadi ada dua orang yang datang ke rumah saya. Mereka minta izin ditunjukkan rumah bu Fujika," kata Rokhanah, kepada awak media.
Baca Juga: ARMY! Bulan Depan J-Hope Merilis Film Dokumenternya, J-Hope IN THE BOX
Dia pun langsung mengantarkan rombongan KPK itu ke suatu rumah berukuran sangat besar. Berwarna putih. Sayangnya, di sana, hanya asisten rumah tangga (ART) Kusnadi yang ditemui. Sang pemilik sedang tidak ada di rumah.
Kusnadi dan istrinya tidak di rumah
Istri Kusnadi merupakan Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lamongan. Penyidik KPK itu langsung menggeledah rumah tersebut. Sekitar satu jam pemeriksaan itu dilakukan. Dimulai pukul 09.00 pagi kemarin.
Belum diketahui apa saja yang dibawa rombongan tersebut dari rumah mewah itu. Namun yang pasti, ketika keluar dari rumah, mereka membawa satu koper, satu dus yang terbuat dari karton dan satu ransel.
Diduga, di dalamnya berisi beberapa dokumen yang berkaitan dengan kasus suap dana hibah yang menjerat Sahat Tua Parlindungan Simanjuntak dan kawan-kawan.
Wakil Ketua DPRD juga digeledah
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Rumah Dua Wakil Ketua Dewan Juga Digeledah KPK
-
Kondisinya Membaik, Lukas Enembe Kembali Huni Rutan KPK
-
Diduga Terlibat Penentuan Pemenangan Proyek Dugaan Suap APBD Papua, Istri dan Anak Lukas Enembe Diperiksa KPK
-
Kasus Suap Dana Hibah, KPK 3 Hari Maraton Geledah Rumah Petinggi DPRD Jatim hingga Pejabat Pemerintah
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perdana Tayang, Film Michael Raup 39,5 Juta Dolar di Box Office Domestik
-
Fan Meeting Kim Seon Ho di Jakarta Berlangsung Meriah, Challenge Kasih Paham Bos Bikin Heboh
-
Siapa Pengurus Daycare Little Aresha? Pendidikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Disorot
-
Gerai Smart Home dengan Konsep Experiential Retail Space Resmi Dikenalkan
-
5 Rahasia Cuko Pempek Palembang yang Kini Hitam, Kental dan Pedas Nendang
-
Kronologi Donald Trump dan Istri Dievakuasi, Tembakan Meletus di Gedung Putih
-
Harga Emas di Pegadaian 26 April 2026, Cek di Sini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat