/
Senin, 23 Januari 2023 | 14:27 WIB
Tawuran penonton jaranan di Banyuwangi (Tangkapan layar Instagram)

Suara Joglo - Orang Indonesia memang sudah akrab dengan tawuran. Budaya tak elok ini sudah mengakar, dari desa-desa sampai kota. Latar belakang tawuran juga macam-macam, bahkan tempatnya juga.

Seperti video baru-baru ini yang beredar luas di Banyuwangi. Ketika puluhan bahkan ratusan pria terlibat tawuran massal dalam acara jaranan yang diselenggarakan warga setempat. Peristiwa ini bukan yang pertama kalinya.

Beberapa waktu lalu, acara serupa pun sama. Tawuran pecah dalam sebuah acara orkes dangsutan yang diselenggarakan masyarakat setempat. Untuk peristiwa tawuran dalam acara jaranan itu, videonya diunggah akun @infowargabanyuwangi.

Akun itu memberikan narasi video seperti ini: "Misal gak tukaran opo gak seru to rek? Opo gak mesakne seng ngundang jaranan."

Sontak unggahan ini segera membetot perhatian warganet. Mereka ramai-ramai mengutuk tawuran yang lebih banyak merugikan orang tersebut.

"Tukaran ae ndadak ngenteni lk enek tanggapan,jane seng di permasalahne opo? Lk enek masalah parani neng omah e lk beres,generasi taek," tulis akun @angga.moto.

"Jalan satu2nya, jangan kasih ijin selama jek enek wong koyok ngunukui," tulis akun @tisuxmejik.

"Munggah alem, padahal gak enek seng ngalem, wong lanang iku ketok sagah di delok teko agamane mas, uduk kuat kuatan tenogo pas tukaran," akun @wardhariyaaf berkomentar seperti itu.

"Hdeeeehh iku pelakune gk onok mneh lek gk arek mabok kurang ombenan ..lek emang wong mabok ombenan turu gk resek aleman akhire tukaran aleman cok bangsat," tulis akun @fahmi_odhok.

Baca Juga: 4 Zodiak yang Sering Ajak Bertengkar Pasangannya, Siapa Paling Galak?

"Ngerusak sakrale budaya... generasi kopok," akun @purwantosalsabila1 berkomentar pendek.

Load More