Sikap Venna Melinda yang enggan berdamai dengan Ferry Irawan pasacaperistiwa KDRT mendapat sorotan dari dokter psikolog Lita Gading. Ia bahkan mengamati ada perubahan raut wajah ibu dari Verrel Bramasta itu yang diduga sedang akting.
Kasus KDRT yang menimpa Venna Melinda terus bergulir di ranah hukum. Hari Kamis (26/1/2023) lalu, ditemani kuasa hukumnya Hotman Paris Hutapea dan adiknya Reza Mahestra, Venna datangi Polda Jatim untuk memberikan bukti tambahan ke penyidik.
Dalam kesempatan itu pula ditegaskan bahwa tak ada kata damai dari Venna Melinda kepada Ferry Irawan. Venna pun enggan melakoni mediasi kala berupaya dipertemukan dengan Ferry Irawan.
Sikap itupun belakangan disorot oleh dokter psikolog Lita Gading. Melalui akun TikToknya, Lita mengamati ada perubahan besar di wajah Venna Melinda yang dulu bucin tapi sekarang seperti tak ada lagi rasa kepada Ferry Irawan.
"Venna Melinda katanya menolak adanya mediasi dan dia membawa bukti tentang visum tulang rusuknya dan lainnya. Kalau memang itu benar, dan dokternya harus benar-benar bisa dipercaya dan dokter spesialis khusus visum," ucapnya seperti dikutip Sabtu (28/1/2023).
"Dan yang saya tanyakan lagi, kok mukanya mengalami perubahan yang dahsyat ya, yang dulunya bucin sekarang 180 derajat berbalik tidak ada. Ini akting atau bagaimana ya?" tanya Lita Gading penasaran.
Lebih jauh, Lita Gading menyebut Venna Melinda itu memiliki karakter yang keras dan sangat dominan.
Apa yang disebutnya itu berdasar bukti saintifik. Sehingga jangan dianggap itu sebagai menjelekkan Venna Melinda.
"Sebenarnya Venna Melinda punya karakter yang sangat sangat keras dan mohon maaf dia sangat dominan dan banyak lagi yang berusaha apa ya....dia cerdas dan mandiri tapi kebanyakan dia tidak mau kalah. Nah ini jangan dibilang saya menjelekkan dia lho ya ini analisa. Memang sudah ada saintifiknya," jelasnya.
Baca Juga: Serba-serbi KDRT Venna Melinda, Permintaan Damai Ditolak Mentah-mentah, Apakah Ferry Tamat?
Ia berharap kasus KDRT Venna Melinda ini memang murni kasus kekerasan dalam rumah tangga, bukan hal yang dibuat-buat dan harus diselesaikan secara seadil-adilnya.
"Yang diperhatikan di sini harus seadil-adilnya kalau mau diproses silakan diproses kalau benar, saya tidak mendukung yang namanya KDRT, KDRT sikat abis," katanya.
"Dan yang saya mau tau jangan ditunggangi oleh hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti kampanye terselubung atau lainnya," tukas Lita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cha Eun Woo Jadi Katolik saat Wamil, Pilih Nama Baptis John the Apostle
-
Promo Skincare Viva Juli 2026, Cek Cara Klaim dan Daftar Produk yang Diskon Besar
-
Bandara Husein Sastranegara Diaktifkan Lagi, Pelaku Wisata Lembang Yakin Turis Asing Bakal Membludak
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas
-
Sinopsis Ochitara Owari, Drama Terbaru Ugaki Misato dan Shinoda Mariko
-
Cinta Lama Babak Kedua #CLBK: Apakah Kita Bisa Melupakan Cinta Pertama?
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
100 Days of Deception Tayang 10 Oktober, Kim You Jung Jalani Misi Berbahaya
-
5 Perbedaan Tone Up Cream dan Tone Up Sunscreen yang Sering Bikin Keliru