/
Selasa, 31 Januari 2023 | 10:37 WIB
Ilustrasi penculikan anak (Suara.com)

Suara Joglo - Kasus penculikan anak bukan isapan jempol, meski kadang-kadang ketika isu ini mencuat dianggap hoaks. Tapi faktanya, kasus penculikan bocah ini memang benar-benar terjadi.

Silakan search di mesin pencari, akan muncul banyak pemberitaan kasus penculikan yang menyasar anak-anak, mulai balita, bocah TK, SD sampai SMP. Baru-baru ini misalnya. Di Jatim, isu penculikan anak merebak di sejumlah daerah: Bangkalan, Malang dan Mojokerto.

Lalu bagaimana cara mengantisipasinya? Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini 7 tips menghindari penculikan anak yang wajib diketahui para orangtua. Semoga bisa terhindar dari persoalan ini:

Berkomunikasi dengan anak:

Berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan anak membantu mereka merasa nyaman dan memahami bahaya penculikan.

Mengetahui kegiatan anak:

Selalu tahu dimana dan dengan siapa anak berada dan memastikan bahwa mereka selalu dalam situasi yang aman.

Menjaga jarak dengan orang asing:

Anjurkan anak untuk tidak berinteraksi dengan orang asing dan menjaga jarak dengan mereka.

Baca Juga: Lionel Messi Ungkap Satu Penyesalan di Piala Dunia 2022, Singgung Louis van Gaal

Melatih anak untuk berpikir kritis:

Melatih anak untuk berpikir kritis dan mempertanyakan situasi yang tidak familiar membantu mereka menghindari bahaya.

Menjaga informasi pribadi:

Ensiklopedia informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat, dan nomor telepon harus dicatat dan dibahas bersama anak.

Menjaga akses internet:

Membatasi akses internet dan memantau aktivitas online anak membantu mencegah mereka terpapar risiko penculikan melalui internet.

Bertindak cepat:

Jika merasa ada ancaman, segera bertindak dan melaporkan kepada polisi atau orang yang dapat dipercayai.

Load More