Suara Joglo - Dalam beberapa waktu belakangan ini isu penculikan anak benar-benar membuat panik warga. Di Pasuruan misalnya, para orangtua benar-benar membatasi gerak anak-anaknya.
Bahkan, saking resahnya, warga sampai sempat menuduh Ibu RT sebagai dalang penculikan. Padahal, Ibu RT bernama Lilis itu tidak pernah melakukan hal-hal seperti yang dituduhkan oleh warga tersebut.
Ceritanya, Lilis, warga Kelurahan Krampyang, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, itu sedang berada di depan pagar rumahnya. Tak jauh dari posisinya berdiri, ada bocah kecil anaknya sendiri.
Keberadaan Lilis ini terekam kamera CCTV warga. Namun entah apa motifnya, video itu tiba-tiba tersebar di beberapa sosial media. Video itu diperkuat dengan narasi yang menyebut wanita panti asuhan melakukan penculikan dengan menggoda anak.
Akibat kabar bohong tersebut, Ketua RW dan beberapa warga mendatangi rumah Lilis untuk klarifikasi pada Rabu (1/2/2023). Lilis pun menegaskan, kabar penculikan anak di lingkungan rumahnya tidak benar.
"Tapi sebelum video CCTV itu menyebar memang ada perempuan dari panti asuhan uang meminta sumbangan. Tapi di perumahan ini melarang adanya orang minta sumbangan, jadi langsung aku suruh ke pos satpam," kata Lilis yang juga Ketua RT Perumahan Candi 6.
Belakangan terungkap, perempuan yang nyelonong masuk ke perumahan tanpa izin itu bernama Yuli dari Yayasan Roudlotul Shibyan. Ia mengklarifikasi bahwa dirinya tidak ada niatan untuk menculik.
Dia hanya ditugaskan untuk meminta sumbangan ke warga di Perum Pesona Candi 6. "Saya minta maaf atas kejadian yang berada di Perumahan Candi 6. Saya cuma mau nyari sumbangan, tidak tahu kalau di sini harus lapor dulu ke RT," katanya dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com, Kamis (02/02/2023).
Sebelumnya, Lilis, Ibu RT menjadi korban hoaks. Ia digeruduk warga sebab dituduh sebagai penculik anak. Video rekaman CCTV dirinya saat berdiri di depan rumah dengan anaknya tiba-tiba beredar luas di grup-grup jejaring WhatsApp.
Baca Juga: Genap Setahun Jadi BA Miu Miu, Jang Wonyoung Diperlakukan Tidak Adil?
Masalahnya, video itu diberi narasi agar masyarakat hati-hati sebab penculik anak berkeliaran. Dengan cepat kabar itu menyebar. Belakangan kabar dibantah kalau informasi itu sebagai hoaks.
Isu ini sempat tersebar dan membuat geger warga Kelurahan Krampyang, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Fatkhurrozy, Ketua Rukun Warga (RW) warga Kelurahan Krampyang segera turun.
Ia mengimbau kepada para warga untuk tetap waspada. Meskipun di depan komplek perumahan sudah ada penjaga komplek, namun para orangtua diminta waspada.
Namun ternyata kabar penculikan yang beredar itu hanyalah berita bohong. Oleh sebab itu, Fatkhurrozy juga mengingatkan agar tidak gampang menyebarkan kabar yang masih belum jelas kebenarannya.
"Saya pastikan kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi. Dan saya juga telah melaporkan kejadian ini kepada pihak kelurahan, jika kabar tersebut tidak benar," ujarnya.
Berita Terkait
-
Kasus Penculikan Anak SD di Kabupaten Solok Juga Rekayasa, Orang Tuanya Minta Maaf
-
Cek Fakta: Video Penculikan Anak di Wisma Asri Bekasi, Korban Dimasukkan ke Dalam Karung, Benarkah?
-
Heboh Isu Penculikan Anak, Sekolah di Bandar Lampung Perketat Penjagaan
-
FAKTA Sebenarnya Foto-foto Bocah Korban Penculikan Dipreteli Organ Tubuhnya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik