Jika ada pemain yang bernasib apes dalam jendela transfer Januari, satu nama itu adalah winger Chelsea, Hakim Ziyech.
Bayang-bayang bergabung dengan raksasa Liga Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) plus mendapatkan bayaran gaji melimpah sirna gara-gara Chelsea telat mengirimkan dokumen.
Dikutip dari AFP dan dilansir ANTARA, klub-klub Ligue 1 harus mengirimkan semua kontrak ke LFP pada pukul 23:00 di hari Selasa (1/2/2023) waktu setempat, sebelum mendaftarkan langkah selanjutnya ke dalam sistem FIFA, yang memvalidasi semua transfer internasional.
Ziyech yang sudah berada di Paris sudah dinyatakan lulus tes medis dan klub telah mencapai kesepakatan untuk meminjamkan pemain itu ke PSG hingga akhir musim.
Namun, The Blues gagal mengirimkan dokumen yang diperlukan tepat waktu agar kepindahan pemain sayap berusia 29 tahun itu selesai sesuai tenggat waktu.
PSG telah mencoba meminta LFP untuk menyetujui kesepakatan tersebut, namun gagal.
Ziyech, atlet kelahiran Belanda, telah menjadi sasaran PSG untuk menambah jajaran mereka setelah kepergian Pablo Sarabia ke Wolverhampton Wanderers awal Januari.
Sementara itu, PSG, klub jagoan di Ligue 1, gagal mendatangkan pemain baru di transfer musim dingin.
Mereka sebelumnya juga mengincar bek tengah Inter Milan Slovakia Milan Skriniar, namun, Skriniar memilih bertahan di klub Italia hingga akhir musim ketika kontraknya habis.
Baca Juga: Masih Percaya Tuhan, Aki Wowon Ngaku Lakukan Pembunuhan Berantai Seperti Kesetanan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Tokoh Yogyakarta Silaturahmi dengan Amir Nasional Muslim Ahmadiyah Indonesia
-
BRILink Agen Capai 1,18 Juta, Perluas Layanan Keuangan hingga Pelosok Desa
-
BRI Pro Ekonomi Kerakyatan, Holding UMi Telah Menjangkau Lebih dari 33,7 Juta Nasabah Pinjaman
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Ultra Mikro BRI Catat 22 Ton Tabungan Emas dan 7,9 Juta Polis Baru
-
6 Motor Murah Irit Bandel Bisa Dipakai Sejak Jadi Pelajar hingga Menjadi Mahasiswa
-
Motorola Razr Fold Segera ke Pasar Asia, Bawa RAM 12 GB dan 16 GB
-
Ekosistem Holding UMi Dorong Literasi Keuangan dan Transformasi Pelaku Usaha Mikro
-
Mengapa Banyak Jemaah Haji Asal NTB Kehilangan Nafsu Makan? Ternyata Ini Penyebabnya