Suara Joglo - Ada pepatah lama, sebuas-buasnya harimau, tidak akan memakan anaknya sendiri. Namun manusia, makhluk yang dianggap berakal, tak sedikit kasusnya tega membunuh anaknya.
Seperti peristiwa tragis di Madiun Jawa Tumur ( Jatim ). Seorang ibu yang baru melahirkan tega membakar bayinya sendiri sampai mati. Kasus ini kini ditangani kepolisian setempat:
Nah, berikut ini fakta-fakta kasus ibu tega membakar bayinya itu sampai mati:
1. Kesehatan jiwanya diragukan
Perempuan berinisial IS (36) itu merupakan warga warga Desa Ngranget Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, Jawa Timur ( Jatim ). Ia saat ini segera diperiksa oleh kepolisian.
Dijelaskan Kepala Polres Madiun Ajun Komisaris Besar Polisi Anton Prasetyo, pemeriksaan kejiwaan akan dilakukan setelah kondisi IS sudah sehat pasca-melahirkan.
"Saat ini tersangka IS masih menjalani perawatan di RSUD Dolopo karena pendarahan setelah melahirkan. HB tersangka masih rendah sehingga belum bisa dimintai keterangan banyak," ujar Anton.
2. Bakar bayi karena sakit hati
Dalam pemeriksaan sementara, IS mengaku jika dia membakar bayinya sendiri di tungku perapian dapur rumahnya. Ia beralasan nekat membakar bayinya lantaran sakit hati.
Baca Juga: Semprot Haters yang Remehkan Profesinya, Bunda Corla Pamer Segepok Uang: Mau Gue Lempar?
Sumber masalahnya, si ibu dituduh kalau bayi dilahirkannya bukan anak kandung. Suami menuduh kalau bayi itu lahir akibat dari perselingkuhan atau hubungan gelap.
"Jadi, motifnya ibu ini sakit hati dituduh suaminya kalau bayi yang dilahirkan itu adalah hasil perbuatan selingkuh dengan pria lain," kata Anton.
3. Tak tahu bakal melahirkan
Dalam keseharian, IS tinggal bersama anak pertamanya yang sekolah kelas IV SD, sedangkan sang suami bekerja dan tinggal di Banyuwangi sehingga jarang pulang.
Peristiwa pembakaran bayi tersebut dilakukan pada Senin, 6 Februari 2023. Saat itu, IS tidak tahu jika ia akan melahirkan.
Sebelum melahirkan, IS mengaku makan buah durian dan jambu. Setelah itu, dia merasa perutnya sakit dan kontraksi hingga akhirnya terjadi kelahiran.
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam