/
Kamis, 09 Februari 2023 | 16:28 WIB
Carlos Fortes PSIS Semarang (Dok PSIS)

Striker asing, Carlos Fortes belum memberikan kontribusi besar saat berseragam PSIS Semarang di kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.

Baru bermain 11 kali sepanjang kompetisi, penyerang asal Portugal itu hanya mengemas satu gol dan dua assist saja.

Padahal saat berseragam Arema FC musim lalu, Carlos Fortes jadi salah satu predator lini depan dengan donasi 20 gol dan dua assist dari 31 pertandingan.

Performa apik itu membuat manajemen tim Laskar Mahesa Jenar kepincut dan merekrutnya di awal musim BRI Liga 1 2022/2023.

Saat bergabung dengan PSIS Semarang, pemain berusia 28 tahun itu banyak dihantam cedera hingga tiga kali sepanjang musim.

Sebelumnya dia mengalami cedera di Piala Presiden 2022 dan mendapatkan perawatan di Semarang. Tidak lama berselang Fortes kembali Cidera dan di putuskan untuk perawatan di negaranya.

Carlos Fortes kembali mengalami cedera yang serius pada kakinya. Ia pun dipastikan tak bisa membela laskar mahesa jenar beberapa pertandingan ke depan.

Kondisi itu semakin memperpanjang daftar pembelian gagal pemain asing PSIS Semarang di pentas kompetisi kasta tertinggi.

Selain Carlos Fortes, berikut ini 3 pemain asing yang gagal bersinar di PSIS Semarang:

Baca Juga: Enea Bastianini Sebut Saingan Terbesarnya di MotoGP 2023 adalah Rekan Setimnya Pecco Bagnaia

1. Claudir Marini

Didatangkan manajemen PSIS Semarang di awal musim Liga 1 2019/2020, pelatih saat itu Jafri Sastra menaruh ekspektasi tinggi kepada Claudir Marini. 

Dia langsung menunjukkan performa menjanjikan di Piala Presiden 2019 dengan donasi dua gol dari tiga pertandingan.

Namun seperti Carlos Fortes, Marini ketiban sial usai dihantam cedera betis jelang bergulirnya Liga 1 2019.

Striker asal Brasil itu bahkan baru bermain di putaran kedua. Namun, Marini tak bisa mengembalikan performa terbaik dan hanya mencetak tiga gol dari 14 pertandingan.

2. Akhlidin Israilov

PSIS Semarang mendatangkan gelandang asal Kirgistan sebagai kuota pemain asing Asia jelang kompetisi Liga 1 2018/2019.

Akhlidin Israilov didatangkan manajemen PSIS atas rekomendasi pelatih Subangkit yang sebelumnya sukses membawa tim Laskar Mahesa Jenar promosi ke kasta tertinggi.

Sayang, hanya sepekan jelang kompetisi Subangkit mendadak dipecat dan posisinya digantikan pelatih asal Italia, Vincenzo Annese.

Pergantian pelatih itu berdampak besar pada Israilov yang akhirnya ditepikan Annese dari skuad utama.

Dia akhirnya hanya bertahan setengah musim yang akhirnya didepak di pertengahan kompetisi.

3. Chevaughn Walsh

Salah satu pembelian gagal yang dilakukan PSIS Semarang adalah striker asal Jamaika, Chevaughn Walsh.

Walsh digadang-gadang menggantikan posisi Bruno Silva di pertengahan musim lalu.

Didatangkan dari Ha Tinh FC plus catatan 4 gol dari 9 laga, Chevaughn Walsh justru melempem saat berseragam PSIS Semarang.

Total dari 10 pertandingan di putaran kedua, Chevaughn Walsh hanya mampu menorehkan 1 gol dan akhirnya didepak di akhir musim.

Load More