/
Kamis, 16 Februari 2023 | 13:45 WIB
Perwakilan klub internal PSMS Medan bertemu dengan Erick Thohir. ([Suara.com/ist])

Menteri BUMN, Erick Thohir resmi menjadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027 usai terpilih dalam KLB PSSI di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (16/2/2023) pagi.

Namun belum genap dua jam menjabat, Erick Thohir sudah digeruduk sejumlah orang yang mengklaim perwakilan klub internal PSMS Medan.

Mereka berinat menyuarakan aspirasi kepada mantan bos Inter Milan itu atas masalah yang terjadi di internal klub berjulukan Ayam Kinantan.

"Pak Erick kami dari PSMS, kami dari PSMS," ucap salah seorang dari kelompok tersebut.

Sontak saja, Erick Thohir yang hendak kembali ke ruang sidang setelah sesi jumpa pers dengan awak media harus tertahan.

"Pokoknya PSMS Medan harus berdamai," ucap Erick Thohir yang kemudian kembali ke ruang sidang.

Salah seorang dari kelompok tersebut yang enggan disebut namanya memaparkan, kedatangan ke Jakarta mempunyai misi khusus untuk menyampaikan uneg-uneg kepada ketua umum PSSI yang baru.

"Kami ini di sana seperti tidak dianggap. PSMS itu ada karena kami-kami ini semua. Untuk itu besar harapan bisa bertemu dengan Pak Erick Thohir," ucapnya.

Erick Thohir terpilih dalam Kongres Luar Biasa PSSI, Kamis (16/2/2023).

Baca Juga: Kondisi Ruang Sidang usai Vonis Bharada E, Netizen: Maafkan Kekuatan Kami Pak

Dilansir dari channel YouTube PSSI TV, Kongres Luar Biasa PSSI berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta dan dibuka oleh Menpora Zainudin Amali dihadiri Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Otohari, Ketua DPDRI yang juga calon ketua umum PSSI La Nyalla.

Sebanyak 87 voter atau peserta KLB yang memiliki hak pilih sudah melakukan pilihannya untuk posisi Ketua Umum PSSI.

Hasilnya dari 87 voter menteri BUMN itu menang dengan jumlah suara mutlak atas saingan beratnya La Nyalla Mahmud Matallitti.

Erick Thohir memperoleh 66 suara sedangkan La Nyalla hanya mendapatkan 22 suara.

Load More