- Mikael Silvestre mengusulkan sanksi bagi pemain yang menutup mulut saat berkomunikasi untuk mempermudah penegakan aturan.
- Silvestre memuji wasit dalam menangani protokol rasisme namun menyarankan pengumuman layar besar stadion perlu dilakukan.
- Sebagai anggota FIFA Players' Voice Panel, Silvestre mendukung sanksi tegas dan edukasi bagi pelaku dugaan rasisme.
Suara.com - Insiden dugaan pelecehan rasial oleh Gianluca Prestianni kepada pemain Real Madrid Vinícius Jr jadi sorotan dunia.
Mantan bek Manchester United dan Arsenal, Mikael Silvestre buka suara perihal insiden kontroversial ini.
Dalam wawancara dengan Sky Sports, Silvestre mengusulkan agar pemain yang menutupi mulut mereka dengan tangan atau kaos saat berkomunikasi di lapangan dapat dikenai sanksi.
“Ini satu hal untuk membahas taktik dengan rekan setim atau ngobrol santai, tapi jelas ada kebencian antara pemain. Mungkin kita perlu memberi sanksi pada perilaku ini, baik menutupi mulut dengan tangan atau kaos, seperti yang dilakukan Prestianni,” ujar Silvestre.
Ia menekankan bahwa tindakan seperti ini bisa menyulitkan wasit untuk menegakkan aturan secara cepat, terutama dalam kasus sensitif seperti dugaan rasisme.
Silvestre memuji cara François Letexier, wasit laga Benfica vs Real Madrid, menangani protokol insiden rasisme, namun menekankan perlunya peningkatan.
“Harusnya ada pengumuman di layar besar stadion agar semua orang, termasuk fans, tahu apa yang terjadi. Wasit harus bisa berbicara dengan jelas mengenai insiden itu,” kata Silvestre.
Ia juga menyoroti tantangan pembuktian meski ada kesaksian, seperti dari Kylian Mbappe.
Jika dugaan terbukti, Silvestre menekankan pentingnya sanksi tegas, larangan bertanding dan program edukasi bagi pelaku.
Baca Juga: Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
Silvestre sendiri saat ini menjadi anggota FIFA Players’ Voice Panel, kelompok yang terdiri dari 16 mantan pemain dari enam konfederasi sepak bola dunia.
Panel ini bertugas mengawasi, memberi saran, dan mendidik soal isu diskriminasi di sepak bola. Anggota panel lain termasuk Didier Drogba, George Weah, Emmanuel Adebayor, dan Blaise Matuidi.
Panel ini fokus pada pencegahan rasisme, mendukung korban diskriminasi, serta memberikan rekomendasi kebijakan agar insiden di lapangan bisa ditangani lebih cepat dan transparan.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Terbongkar! Jose Mourino Perintahkan Hal Ini ke Pemain Benfica Usai Insiden Rasisme
-
Siapa Jose Luis Chilavert? Kiper 67 Gol, Capres Paraguay yang Serang Vinicius Jr Bela Prestianni
-
Bela Gianluca Prestianni, Jose Luis Chilavert Sebut Vinicus Jr Sumber Masalah
-
Real Madrid Selangkah Lagi ke 16 Besar, Bakal Lawan Manchester City atau Sporting CP?
-
Ketegaran Vinicius Jr: Menahan 20 Serangan Rasis Selama Berbaju Real Madrid
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
Terkini
-
Benfica Dicap Klub Problematik: Bela Gianluca Prestianni, Tutup Mata Ulah Rasis Suporter
-
Lilian Thuram Serang Jose Mourinho: Itu Pola Pikir Narsisme Kulih Putih!
-
Cetak Gol Beruntun, Pemain Keturunan Ini Beri Sinyal Positif Gabung Skuad Garuda Asuhan John Herdman
-
AC Milan Tersandung di Como: Game Over Perebutan Scudetto, Tiket Liga Champions Jadi Prioritas
-
Krisis Pemain Inter Jelang Lawan Lecce: Lautaro Martinez Absen, Chivu Siapkan Skenario Terburuk
-
Arsenal Menang atau Turun dari Puncak Klasemen, Arteta Dibuat Senewen Jelang Lawan Tottenham
-
Kartu Merah Uilliam Jadi Sorotan, Sergio Castel Tahan Diri Komentari Wasit Majed Al-Shamrani
-
Jamie Carragher Bahagia Arsenal Terpeleset tapi Tak Mau Man City Juara Premier League
-
Saingi Emil Audero, Kayne van Oevelen Kiper Berdarah Surabaya Bisa Diincar Timnas Indonesia
-
Arne Slot Janjikan Waktu yang Tepat Buat Alexander Isak Meledak Bersama Liverpool