Baru-baru ini, dr Richard Lee kembali menjadi bahan perbincangan warganet usai membeberkan salah satu produk kecantikan etiket biru yang dijual bebas di toko kosmetik.
Dalam video yang beredar, tampak dr Richard Lee tengah menyimak sebuah video yang menunjukkan seorang wanita yang berbelanja di sebuah toko kosmetik.
Wanita itu lantas menyebutkan tentang adanya satu produk etiket biru yang tersedia bebas di toko tersebut, yakni sepaket produk Benings. Sontak saja hal itu menjadi sorotan dr Richard.
Bahkan, wanita itu menyebut, penontonnya bisa mendapatkan produk tersebut di reseller terdekat.
“Kalian bisa dapetin di reseller terdekat, wah, etiket biru dijual di reseller terdekat. Apakah semua reseller itu dilengkapin dokter dan diperiksa dulu ya? Gak ada yang tau ya,” ujar dr Richard Lee, dikutip dari unggahan @pembasmi_kehaluan_real, Selasa (21/2/2023).
Persoalan itu disebut sangat menarik perhatiannya. Sebab, produk kecantikan etiket biru hanya bisa dijual berdasarkan resep dokter.
“Itu ada di toko kosmetik. Ini juga menarik perhatian saya sih. Kalau saya ada di toko kosmetik yang besar, ada banyak skincare, terus tiba-tiba ada yang etiket biru, itu sangat menarik perhatian saya banget sih,” ungkap dr Richard.
“Karena setau saya, etiket biru itu tidak boleh diletakkan di toko kosmetik. Apalagi ini juga aneh nih, etiket biru itu dibuat kalau pasiennya itu ada masalah,” lanjutnya.
Mendapati hal tersebut, beberapa warganet pun turut menceritakan pengalamannya menggunakan produk etiket biru tersebut di kolom komentar.
Baca Juga: Alami Saraf Kejepit, Punggung dan Pinggang Ganindra Bimo Terasa Kebakar
“Maaf kalo saya salah sebelumnya, jadi aku pernah tanya sama stafnya yang staf itu temen aku sekolah dulu, iseng nanya apa bedanya prodyk yang dijual di klinik dan di reseller2 itu? Kata temen aku beda kandungannya, tapi sama2 baik, kalo beli di klinik lebih spesifik karena ada hasil uji dulu,” ungkap @scrt_namae.
“Aku jg pake itu, aku pikir kalo pake cream dokter akan aman. Ak cuma pake beberapa kali muka aku ngelupas2, akhirnya ga aku terusin lagi, pas liat di berita logo biru berbahaya kalo tanpa resep dokter,” beber @megacasanova.
Berita Terkait
-
dr. Richard Lee Spill Klinik yang Jual Produk dengan Kandungan Bahaya, Netizen: Siap-siap Nyai Teriak Lagi!
-
Diduga Senggol Produk Kecantikan Ini, Richard Lee Dianggap Cari Gara-Gara dengan Nikita Mirzani
-
Berburu Produk Kecantikan Lokal Jadi Makin Menyenangkan di Sini, Harganya Mulai dari Rp2 Ribu Lho!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan