Duet Gibran Rakabuming Raka dengan Dico Mahtado Ganinduto untuk mengikuti kontestasi Pemilihan Gubernur 2024 hingga saat ini masih menunggu arahan partai masing-masing.
"Saya kira prosesnya masih panjang, tapi kan keputusan ada di ketua umum," kata Dico Mahtado saat berkunjung ke Solo, Rabu.
Bupati Kendal itu mengatakan saat ini masing-masing partai masih fokus pada persiapan pemilihan presiden dan pemilihan legislatif.
"Dinamika pilgub masih panjang. Saya masih fokus di Kendal dulu sekarang. Kami lihat dinamika dulu," katanya.
Meski demikian, sebagai kader Partai Golkar, ia siap mengikuti perintah dari partai.
"Saya pribadi sebagai pejabat publik dan anggota partai kalau diperintah partai saya siap ditempatkan di mana saja. Saya kira masih banyak kader muda yang lebih senior dari saya, lebih pengalaman, lebih hebat. Masih banyak," katanya.
Ia mengatakan saat ini masih memegang amanah untuk memimpin Kendal sehingga ia ingin memberikan yang terbaik untuk kabupaten tersebut.
"Saya ingin berbuat yang terbaik untuk kemajuan Kendal," katanya.
Saat disinggung mengenai kecocokannya dengan Gibran, ia mengatakan bahwa dirinya dengan Gibran sama-sama masih berusia muda dan memiliki pemikiran yang sama.
Baca Juga: CEK FAKTA: Sifat Buruk Anies Dibongkar Sandiaga, Sering Pinjam Uang dan Tukang Tipu, Benarkah?
"Kalau ngobrol juga sama, nyambung lah kalau nyambung. Mas Gibran ini pemimpin luar biasa, sahabat saya, mentor saya," katanya.
Sementara itu, Gibran enggan terbuka terkait kemungkinannya untuk berpasangan dengan Dico.
"Nggak fix (berpasangan), 2024 masih lama," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik