Kasus penganiayaan terhadap anak petinggi GP Ansor yang dilakukan oleh putra pejabat DJP yakni Mario Dandy Satriyo terus bergulir. Terkini terkuak fakta sosok Mario yang punya riwayat ugal-ugalan pernah tabrak ojol di Yogyakarta.
Seperti diberitakan gegara kasus penganiayaan yang menimpa anak petinggi GP Ansor, sosok Mario Dandy Satriyo dan keluarga dikuliti habis oleh publik.
Setelah terkuak mobil Rubicon yang dikendarainya ngemplang pajak hingga pakai plat palsu, terkini anak pejabat DJP Alun Trisambodo tersebut diketahui pernah menabrak ojol di Yogyakarta.
Ia diduga pernah membuat keributan yang sama sekitar tahun 2017 hingga 2018 di Yogyakarta.
Mario Dandy diduga pernah menabrak seorang ojol di Ring Road Utara Yogyakarta. Kasus ini diungkap oleh seorang warganet yang mengetahui kejadian tersebut.
"Not the first time he got into this kind of mess deh kayaknya, dulu sempat juga around 2017 or 2018 kejadian di Ring Road Utara Jogja ketabrak dia di lampu merah. Gue nya sih nggak papa, yang kasihan abang gojek yang kena tabrak juga," ungkap akun Twitter @starbytts yang diunggah ulang oleh akun @Trending_Issue.
Selain latar belakangnya yang ugal-ugalan. Dandy sebut warganet memiliki kakek seorang jenderal di pulau Jawa.
"Waktu dia dibilang alumni Taruna Nusantara, aku udah curiga dia pasti keluarga Jenderal. Eh benar aja kakeknya dari pihak ibu mantan Pangdam di pulau Jawa," kata akun Twitter @tomahawkrid*** yang diunggah ulang oleh @Trending_Issue.
Saat ini terkait kasus penganiayaan yang menyeret nama Mario Dandy terhadap anak petinggi GP Ansor, publik terus menyoroti dan menunggu hukuman kepadanya.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Mario Dandy Ungkap Sisi 'Gelap' Pegawai Kemenkeu
"Bapak sama kakeknya orang penting dan sukses, anaknya jadi kriminal tengil. Padahal hidup dia enak banget, bekingan kuat, hartanya melimpah tapi gegara bucin nggak ketololan rusak dah tuh nama bapaknya," kata @QurrotunSyi**.
"Dilihat saja nanti, backing korban kan ormas terbesar. Nah bapak pelaku yang punya harta puluhan M kan sekarang lagi pusing pasti bakal kena audit. Tinggal liat hasil putusan hakim. Meskipun kalo dipenjara dapet remisi dan fasilitas seh," kata @siweyepr**.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran