Baru-baru ini, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh putra seorang Kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan, Rafael Alun Trisambodo viral di media sosial.
Tak hanya membuat geram warganet dan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, akan tetapi hal itu juga menjadi perhatian Dirjen Pajak, Suryo Utomo. Menurutnya, kasus tersebut bisa menjadi boomerang bagi institusinya.
Adanya kasus itu, membuat warganet menilai bahwa para pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) memiliki gaya hidup mewah dan menurunkan integritas.
Pasalnya, saat melakukan penganiayaan, putra Rafael itu tengah mengendarai Rubicon.
“Saya mengecam segala tindakan kekerasan maupun gaya hidup mewah dan sikap pamer harta yang dilakukan oleh pegawai Direktorat Jenderal Pajak dan keluarganya yang dapat menggerus tingkat kepercayaan terhadap integritas institusi,” ujar Suryo Utomo, dikutip dari unggahan @Insta_Julid.
Selain itu, Suryo Utomo juga menilai bahwa adanya kasus tersebut dapat memunculkan stigma negatif masyarakat terhadap para pegawai DJP yang berjumlah lebih dari 45 ribu orang.
“Saya percaya lebih banyak pegawai yang memiliki intgritas dan komitmen yang tinggi terhadap tugas-tugas di Direktorat Jenderal Pajak,” tuturnya.
Tak sampai di situ, Suryo Utomo juga berjanji untuk selalu komitmen menjaga integritas dan memberikan sanksi terhadap para pelaku pelanggaran integritas.
“Saya akan terus memimpin dan menjaga integritas seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pajak secara konsisten dan tidak akan ragu mengambil tindakan disiplin bagi yang melakukan korupsi dan pelanggaran integritas,” pungkasnya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Kabar Duka Bunga Citra Lestari Meninggal Dunia?
Meski begitu, warganet justru menyoroti penghasilan yang diperoleh para pegawai DJP yang jauh di atas para pegawai biasa. Bahkan, tak sedikit netizen yang justru nyinyir terkait persoalan tersebut.
“Kayaknya bukan khawatir berimbas buruk pada 45 ribu pegawai pajak, tp khawatir kalau2 nantinya semua diperiksa bakal ketahuan semua asal usul hartanya,” tutur @bani_chajer.
“Gila ya, ngenes bgt habis liat daftar gaji pegawai dirjen pajak trs liat gaji guru, apalagi yg pelosok2, ya Allah,” ungkap @mika_acipta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
7 Hal yang Wajib Diketahui Soal Kebijakan Angkot Puncak Diliburkan Saat Lebaran
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
Dukung Pemkab Bogor, Ketua DPRD Sastra Winara Ajak Masyarakat Rayakan Idul Fitri di Pakansari
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Terbukti Pungli Miliaran ke Ribuan Guru, Pejabat Kemenag Bogor Hanya Turun Pangkat
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026