Beberapa hari semenjak kasus penganiayaan terhadap putra pengurus GP Ansor mencuat, belum lama ini viral sebuah video singkat yang memperlihatkan sosok David dianiaya oleh Mario Dandy Satriyo.
Diberitakan sebelumnya pemuda bernama David terkapar dalam kondisi koma usai menjadi korban penganiayaan. Putra pengurus GP Ansor tersebut tak sadarkan diri usai ditendang kepalanya berulang kali oleh Mario Dandy Satriyo yang belakangan diketahui anak pejabat Ditjen Pajak RI.
Dalam video yang beredar terlihat pemuda yang diduga David terkapar di tengah jalan. Dalam kondisi tak berdaya, kepalanya beberapa kali ditendang oleh Mario.
Yang kemudian jadi sorotan aksi Mario seusai menendang David melakukan selebrasi ala Cristiano Ronaldo.
Aksi itupun turut disoroti oleh seniman Yogyakarta Eko Nugroho.
Melalui unggahan di twitternya, ia mengecam tindakan yang tak beradab tersebut.
"Ada gerakan selebrasi ala CR7 atau Cristiano Ronaldo yang dilakukan Mario setelah menendang dan menginjak tengkuk korban yang sudah tak berdaya. Sadis!" kicaunya.
Sementara kasus penganiayaan terus bergulir, Kementerian Keuangan bertindak cepat dengan mencopot jabatan dari ayah Mario Dandy Satriyo di Ditjen Pajak.
Tak hanya dicopot, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga memerintahkan agar Rafael dilakukan pemeriksaan atas hartanya yang memiliki nilai fantastis.
Baca Juga: Tim Khusus Bakal Periksa Harta Rafael Alun Trisambodo yang Dinilai Tak Wajar
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan