Baru-baru ini, pihak penyidik telah menetapkan Agnes Gracia Hartanto sebagai tersangka dari kasus penganiayaan David Ozora yang dilakukan oleh Mario Dendy Satriyo.
Sebelumnya gadis 15 tahun itu disebut-sebut telah menjadi pemicu adanya penganiayaan terhadap putra Petinggi GP Ansor tersebut. Sebab, Agnes Gracia merupakan kekasih Mario Dendy sekaligus mantan kekasih David Ozora.
Mendengar kabar dari pihak kepolisian tersebut, warganet justru kembali memberikan serangan kepasa Agnes Gracia. Pasalnya, beberapa waktu lalu, pihak Agnes sendiri kedapatan mendatangi KPAI untuk meminta perlindungan.
Alih-alih mendukungnya, warganet justru menyebut bahwa Agnes Gracia tak pantas mendapatkan perlindungan dari KPAI. Mereka menilai gadis 15 tahun itu terlampau berbahaya untuk dilepaskan begitu saja.
Apalagi, setelah ditetapkan menjadi tersangka, tersebar isi chatingan Agnes kepada David di media sosial, warganet semakin dibuat geram.
"Tolong ya, yang kayak gini nggak usah dilindungi, karena dia bukan satwa langka. Jangan mentang2 jadi org berduit jadi bisa seenak hati," tulis @hanirhmwati di kolom komentar unggahan @pembasmi_kehaluan_real, Sabtu (4/3/2023).
"Katanya dibawah umur, tapi bahasanya bukan bahasa anak2 gimana nih Kak seto?" timpal @mpiginan22.
"Tidak mencerminkan kelakuan seorang anak, kakak2 berkacamata yg td belain udah baca belum ya," ujar @tomilains.
Sebagai informasi, lantaran hal ini, Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi pun terimbas hujatan netizen lantaran melindungi hak-hak tersangka sebagai seorang anak.
Baca Juga: Gibran Tolak Usulan Netizen, Sokolah Jam 5 Pagi Membuat Pelajar Tak Sempat Sarapan
Berita Terkait
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Inter Menang Dramatis, Legenda Juventus Mencak-mencak ke Chivu dan Bastoni
-
Media Malaysia Tuding Erick Thohir Dalang Aduan ke FIFA soal Skandal 7 Pemain Naturalisasi
-
Kementerian ESDM Beri Izin Perusahaan Israel Garap Proyek Geothermal di Halmahera?
-
Jennifer Coppen Buka Suara Soal Tudingan The Connell Twins Tentang Artis J yang Suka 'Digilir'
-
Persiapan Ramadan Masjid Ahmadiyah Jagakarsa: 500 Paket Bansos dan Salat Tahajud Kolektif
-
Indonesia Krisis Dokter Jantung Anak, Antrean Operasi Capai Lebih dari 4.000 Orang
-
Jangan Hanya Sibuk Nongkrong, Gen Z Harus Punya Asuransi
-
Jeritan Rakyat Kecil: Pajak Opsen Bikin Kantong Bolong, Beban Ekonomi Semakin Berat
-
Deretan Saham Konsumsi dan Ritel yang Berpotensi Cuan saat Ramadan 2026
-
Sekjen KAKI: Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Harus Nasehati Gatot Nurmantyo Dkk