Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka selalu menjadi sorotan publik. Terutama di media sosial.
Saran, kritikan, dan hujatan selalu diberikan kepada Gibran. Masyarakat yang selalu mendukung Wali Kota Solo itu pun geram.
Salah satu netizen menyebut menghujat pimpinannya adalah bagian dari menghina simbol negara.
"Tapi gak wajar dong, menghina dan memaki pemimpinnya, itu kan simbol negara yang harus kita hormati sebagai anak bangsa yang bermoral," tulis netizen Twitter dengan akun @RSahudin dikutip pada Selasa (7/3/2023).
Menanggapi hal itu Gibran yang dibela netizn itu memberikan komentar. Ia menyebut hal yang dilakukan publik dengan menghina para pejabat pimimpin negara adalah hal yang wajar.
"Wajar bang," tulis Gibran pada cuitan Twitter.
Melihat unggahan itu, publik pun memberikan beragam komentar.
"Wajar itu bagi si pnghina, mungkin dengan segala rasa kekecewaan atau ketidak sukaan terhadap kepemimpinan yang sekarang, karena di anggapnya gagal atau mengecewakan, dan yang jelas tidak sesuai dengan yg di harapkanya, tapi saya yakin dia hanya beraninya di medsos," tulis netizen.
"Wajar si kalo pemimpinya Model kayak si nganu," tulis netizen.
Baca Juga: Agar Cepat Merespons Masyarakat, Eri Cahyadi Serahkan Bantuan Mobil ke Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
Tips Cegah Anak Laki-Laki Menjadi Pelaku Pelecehan Seksual Verbal
-
5 Rekomendasi Foundation Lokal Terbaik, Kualitas Setara Brand High-End
-
Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS
-
7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising
-
Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan