Suara Joglo - Kemarin terungkap kalau jumlah para korban kasus penipuan investasi robot trading yang dilakukan Wahyu Kenzo ini mencapai 25 ribu orang. Mereka bukan hanya warga negara Indonesia, melainkan warga asing juga.
Hal ini disampaikan Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto. Ia menjelaskan berdasarkan hasil penyelidikan sementara, para korban penipuan robot trading ATG Wahyu Kenzo tersebar di berbagai negara, mulai Amerika, Rusia, Prancis, Cina, United Kingdom (UK).
Bahkan ada juga yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) hingga Singapura. Dari kasus tipu-tipu investasi bodong tersebut, Wahyu Kenzo yang kini berstatus tersangka dan sudah dijebloskan penjara itu meraup keuntungan sebesar Rp 9 triliun.
"Hasil sementara ini, diperkirakan total kerugian korban mencapai Rp 9 triliun, jumlah korban diperkirakan 25 ribu orang dan tidak hanya di Indonesia, ada dari negara lain," ujarnya.
Modus kejahatan penipuan terhadap 25.000 orang tersebut, yakni investasi susu nutrisi dengan bonus robot trading ATG. Susu nutrisi tersebut sebagai pintu masuk untuk menjerat korbannya.
Setelah itu, Wahyu bersama manajemen naungan PT Pansaky Berdikari Bersama (Panshaka) dengan iming-iming paket keuntungan yang menjanjikan sehingga korban tergiur dan mulai masuk perangkapnya.
Member diberikan penjelasan bahwa robot trading ini nantinya akan memberikan keuntungan yang lebih.
"Namun hingga April 2022, komunikasi antara member dan menejemen ATG terputus. Sehingga, dana yang ingin mereka tarik atau withdraw ini tidak bisa dicairkan," ujarnya.
Salah satu korban Wahyu Kenzo kemudian melaporkannya ke polresta Malang. Polisi tidak tinggal diam dan lantas memanggil Wahyu Kenzo untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
Baca Juga: 17 Startup Terpilih Gabung Startup Studio Indonesia Batch 6
Namun, dua kali pemanggilan pria yang disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya itu mangkir. Sampai akhirnya polisi menjemput paksa Kenzo dan segera menetapkannya sebagai tersangka.
Di hari yang sama, Kenzo segera dijebloskan ke dalam penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dari penelusuran polisi, Kenzo memiliki sejumlah aset dan harta yang dicurigai dari hasil kejahatannya. Misalnya 5 rumah mewah di kawasan Malang Raya.
Berita Terkait
-
Kirim Karangan Bunga Ucapan Selamat Tertangkapnya Wahyu Kenzo, Gilang Juragan 99 Korban Juga?
-
Cerita Pengusaha Malang Jadi Korban Tipu-tipu Wahyu Kenzo: Rugi Rp 32 Miliar Hingga Akhirnya Lapor Polisi
-
Pria Korban Robot Trading Wahyu Kenzo Ini Rugi Rp 6 Miliar
-
Korban Penipuan Wahyu Kenzo Kirim Karangan Bunga ke Polisi, Ada Nama Gilang Juragan 99
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?