Suara Joglo - Kehadiran Witan Sulaeman di Persija Jakarta mulai dipertanyakan oleh publik penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Pemain yang didatangkan dari AS Trencin ke klub Ibukota pada jendel transfer Januari kemarin kembali tuai perhatian. Tidak sedikit dari mereka menanyakan performa Witan Sulaeman bersama klub barunya tersebut.
Banyak yang menilai jika Witan Sulaeman sulit beradaptasi di Persija Jakarta. Selain itu tak jarang yang menilai jika permainan bagus Witan Sulaeman belum juga terlihat saat berseragam Macan Kemayoran.
Hal tersebut terlihat dari statistik sang pemain yang sejauh ini telah bermain sebanyak 5 pertandingan namun belum satu gol maupun assist yang berhasil ia ciptakan.
Performa Witan Sulaeman yang tak kunjung membaik di Persija Jakarta dikhawatirkan berdampat terhadap posisi sang pemain di Timnas Indonesia.
"Masih belum terlihat permainan bagus dari Witan bersama Persija. Awas kehilangan tempat Witan," ungkap salah seorang netizen.
"Kemarin2 witan dan Egy mendapatkan tempat otomatis di timnas itu karena STY menilai bahwa mereka punya mental udah mau bekarir di luar negeri.. tapi setelah pulkam jangan harap mereka dapat tempat otomatis lagi di timnas," sambung netizen yang lain.
"Secara statistik, WS ini lebih baik dari EMV. Perkembangan dia pun ada. Tapi justru lebih memilih pulkam dan bermain di liga terbaik dunia di usia mudanya. Sanga disayangkan sich. Tapi ini udah jadi pilihan dia," ujar netizen lainnya.
"Yg pulang gausah dipanggil lgi ke timnas, biar jdi contoh adik2ny klo mau abroad sungguh2 jgn setengah2 cari pamor doang," singgung netizen satunya.
Baca Juga: Edy Rahmayadi Bongkar Penyebab Inflasi di Sumut, Termasuk Soal Premanisme
"Sebenernya witan balik juga hal aneh secara dia masih kepake ditimnya beda ama egy, eh pulang malah jadi bapuk. Egy mending lah ndan udah ngasih goal ama 2 assist," ucap netizen lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Rekomendasi Genset 500 Watt yang Bisa Dipakai di Rumah, Solusi saat Pemadaman Listrik
-
Lebih dari Sekadar Pertandingan: Ketika Euforia Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Generasi Urban
-
5 Face Wash Anti-Aging untuk Kurangi Kerutan Usia 40 Tahun agar Wajah Tampak Muda
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Ciri-Ciri Sunscreen Kedaluwarsa, Ini Risikonya kalau Tetap Dipakai
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
9 Penyebab Kulkas Berbunyi Dengung, Lengkap Panduan Rawat Elektronik Rumah Tangga