Mantan kepala Bareskrim Polri Komjen Pol. (Purn) Susno Duadji akhirnya terjun ke dunia politik. Ia bakal maju sebagai bakal calon legislatif.
Susno Duadji berkomitmen mengusung misi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam membasmi rekayasa hukum setelah dirinya resmi bergabung sebagai bakal calon legislatif (caleg) partai tersebut.
"Visi misi saya tidak jauh dengan visi misi partai. Misalnya, penegakan hukum, menghilangkan rekayasa hukum, dan sebagainya. Jadi, saya tidak akan menyimpang dari visi dan misi partai, baik saya duduk di DPR atau tidak," kata Susno dikutip dari ANTARA pada Selasa (21/3/2023).
Susno mengatakan dirinya pernah merasakan bagaimana situasi berhadapan dengan hukum, bahkan saat dia menjabat sebagai kepala Bareskrim Polri.
"Kabareskrim yang sedang menjabat saja-karena saya menangani kasus-kasus besar termasuk Gayus Tambunan-belum selesai kasus itu saya tangani, saya sudah ditangkap, yang menangkap anak buah saya sendiri, begitu kan. Sampai tiga kali saya ditangkap," katanya.
Oleh karena itu, dia berharap sistem hukum di Indonesia bisa ditegakkan secara imparsial dan tidak dijadikan sebagai alat untuk menyerang atau membenarkan tujuan kelompok tertentu.
Dia mengaku tidak memasang target sebagai legislator dalam Pemilu 2024. Menurutnya, aspirasi menegakkan supremasi hukum tetap bisa dilakukan meski dirinya tidak duduk di Komplek Parlemen Senayan.
"Saya akan menyalurkan aspirasi saya walaupun saya tidak duduk di DPR. Kan ada teman-teman di DPR nanti kan," kata Susno.
Dia pun mengungkapkan bahwa pilihan untuk bergabung ke PKB bukan hanya baru-baru ini, melainkan sudah sejak lahir menjadi bagian dari PKB dan Nahdlatul Ulama (NU).
Baca Juga: Ketum Golkar Akui Bahas Intens Wacana Duet Prabowo-Airlangga
"Mungkin rekan-rekan bertanya kenapa saya pilih PKB? Saya sebenarnya tidak memilih, saya itu memang warga Nahdliyin dari orang tua saya, tapi karena saya polisi kan tidak boleh berorganisasi, tapi NU-nya tetap di hati," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Daniel Johan mengungkapkan Susno Duadji akan diusung sebagai bakal caleg PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Selatan II.
Meski demikian, Susno juga akan berjuang hingga Sumsel I demi menambah pundi-pundi suara PKB.
"Pak Susno akan maju di Dapil Sumsel II. Dengan penuh keyakinan, Pak Susno akan berjuang tanpa memperhatikan dia akan jadi anggota DPR atau tidak, tapi Pak Susno akan berjuang penuh keliling ke 11 kabupaten dan kota, bahkan ke Sumsel I dengan seluruh energinya. Bismillahirrahmanirrahim, Pak Susno akan menambah dua kursi," ujar Daniel.
Berita Terkait
-
Daftar Nyaleg dari PKB, Eks Kabareskrim Susno Duadji Ngaku Warga Nahdliyin Turunan dari Orang Tua
-
Ikut Uji Kelayakan Bakal Caleg, Susno Duadji Ungkap Sudah Jadi Bagian dari PKB dan NU Sejak Lahir
-
Soal Wacana Berduet Bareng Ganjar di Pilpres, Gerindra: Cak Imin Masih Kandidat Cawapres Terkuat Pendamping Prabowo
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler