Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menangkap tiga Anak Buah Kapal (ABK) KM Agil Pratama 04 karena mencabuli anak di bawah umur.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman di Kendari, Rabu, mengatakan ketiga ABK itu masing-masing berinisial B (23), R (24), dan A (27). Ketiganya merupakan warga Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Ketiga ABK Kapal Agil Pratama 04 berinisial B, R, dan A yang merupakan warga Wanci, Wakatobi,” katanya.
Sedangkan korbannya, lanjut dia, seorang pelajar yang masih di bawah umur berinisial F alias N (16) warga Kota Kendari, Sultra.
Ia mengungkapkan bahwa peristiwa pencabulan itu terjadi di sebuah indekos di Lorong Kodok, Jalan Pendidikan, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Sultra, pada Rabu (15/3) sekitar pukul 23.00 WITA.
“Kejadiannya di sekitar Kecamatan Abeli, di sebuah indekos milik salah seorang pelaku,” jelasnya.
Kronologis pencabulan itu, lanjut dia, bermula saat pelaku inisial A menjemput korban menggunakan sepeda motor dan membawanya ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di indekos menggunakan sepeda motor pada Rabu (15/3) sekitar pukul 22.00 WITA.
“Awalnya korban dijemput oleh salah seorang pelaku dan dibawa di indekos milik pelaku,” kata Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman.
Kapolresta Kendari itu menyebutkan setibanya di indekos itu, korban kemudian diajak untuk bersama-sama mengonsumsi minuman keras oleh para korban. Setelah mabuk, para pelaku kemudian langsung melakukan pencabulan terhadap korban.
“Korban diajak minum oleh terlapor, kemudian korban mabuk, lalu para terlapor melakukan pencabulan terhadap korban,” tambahnya.
Ia juga mengatakan bahwa para pelaku kini sudah diamankan dan ditahan di Mapolsek Poasia untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Baca Juga: Soes dan Cream Puff dari Madam Bakery, Rekomendasi Takjil Buka Puasa Nih!
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku