Amien Rais baru-baru ini kembali mengungkit perihal skandal keuangan terbesar yakni kasus BLBI atau Bantuan Likuiditas Bank Indonesia. Ia pun sempat menyinggung sosok Megawati Soekarnoputri yang saat itu menjabat sebagai presiden.
Dalam video singkat yang diunggah lewat akun twitternya, Amien Rais mengisahkan perihal kehancuran politik di rezim Jokowi ini yang disebutnya berakar dari pimpinan partainya yakni Megawati Soekarnoputri.
Ia menjelaskan salah satu pemicu hancurnya politik Indonesia yakni ketika Megawati mengeluarkan kebijakan yang dianggap blunder terkait kasus BLBI. Ia pun menyebut Megawati sebagai pahlawan kesiangan.
"Akar kehancuran politik yang kita saksikan saat ini sudah dimulai dari masa pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Di masa pemerintahannya yakni dari 2001 hingga 2004 di kala itu ada skandal besar yakni skandal BLBI akibat krisis 98 sewaktu kurs US dollar Rp15 ribu, maka banyak bank diperkirakan bankrut lalu BI mengucurkan pinjaman sebesar total Rp148 triliun," urainya seperti dikutip Sabtu (25/3/2023).
"Nah bu Mega jadi pahlawan kesiangan maaf istilahnya, untuk menolong bank-bank yang mengalami krisis tersebut. Dikeluarkanlah inpres no 8 tahun 2002 yang berisi pokoknya release and discharge intinya mereka yang tak bisa bayar dan ngemplang diampuni titik tidak perlu ditagih," bebernya.
Ketua Dewan Syuro Partai Ummat tersebut mengungkapkan ketika Megawati mengeluarkan kebijakan aneh soal BLBI, ia merupakan salah satu yang vokal memberi kritikan. Ia bahkan menyebut pemerintahan kala itu sebagai pemerintahan yang zalim.
"BI menyalurkan bantuan Rp148 triliun ke 48 bank tapi bank-bank bandit itu menyelewengkan sebagian besar dana itu, negara dirugikan Rp 138 triliun. Seingat saya saya yang termasuk vokal mengkritik kebijakan politik yang sesat dan super zalim itu," katanya.
Tak hanya soal BLBI, Amien Rais juga menguliti kebobrokan Megawati dalam memimpin negara dengan menjual aset yang jadi kebanggaan tanah air yakni satelit Indosat.
"Megawati juga memberikan contoh antinasionalisme ketika satelit Indonesia yang merupakan kebanggaan kita dijual ke temasek alasannya kita butuh uang," imbuhnya.
Baca Juga: Benarkah Megawati Ngaku Pasti Masuk Surga Sebab Malaikat Kenal Bapaknya?
Tag
Berita Terkait
-
Terungkap Alasan Gibran Rakabuming Raka hanya Mengikuti Akun Amien Rais, Ternyata Gegara Ketemu di Dalam Mimpi
-
Gibran Rakabuming Raka Kepergok Cuma Follow Amien Rais, Netizen: Hebat ya Presiden Aja Ga Difollow
-
Amien Rais Ikut-ikutan Bahas Firaun dan Presiden: Ini Cerita Sesungguhnya Terjadi Juga hingga Zaman Sekarang
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Sebelum Sidang Kabinet, Prabowo dan Menteri-menteri Bayar Zakat di Istana Negara
-
Komisi XIII DPR: Percuma Ada Polisi Jika Tak Mampu Ungkap Motif Penyerang Andrie Yunus
-
Bikin Mudik Makin Aman, Ini Camilan Sehat yang Tidak Bikin Ngantuk Menyetir
-
Aksi Joget Donald Trump di Tengah Perang Viral, Gesturnya Tuai Kritikan Tajam
-
Resmi Dibeli Indonesia, Ini Spesifikasi Mengerikan Rudal Supersonik BrahMos
-
Bikin Gempar vs Gentar: Adu Fitur Drone Iran Rp300 Juta Lawan Robot Anjing Polri Rp3 Miliar
-
Mudik Tanpa Internet? Ini Cara Pakai Google Maps Offline agar Bisa Navigasi
-
Siaga Penuh! PLN Siapkan 1.681 SPKLU di Jalur Mudik Utama
-
Ogah Jadi Sasaran Tunggal, Ratu Seret Nama Wanita Lain yang Goda Pesulap Merah
-
Kompolnas Kecam Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS sebagai Ancaman Demokrasi