Suara Joglo - Kasus robot trading Auto Trade Gold (ATG) terus diselidiki kepolisian Malang. Saat ini dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, Wahyu Kenzo dan Raymond Enovan.
Update terbaru, polisi saat ini melakukan penelusuran dan pendalaman terkait hasil penjualan mobil mewah milik Wahyu Kenzo, tersangka kasus penipuan robot trading Auto Trade Gold.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Malang Kota Komisaris Polisi Bayu Febrianto Prayoga di Malang, Rabu, mengatakan pendalaman tersebut dilakukan usai penyidik memeriksa FS dan RS yang melakukan pembelian mobil mewah tersebut.
"Untuk update pemeriksaan FS dan RS, sudah ada barang yang murni jual beli. Tapi, kami masih mendalami," kata Bayu dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
FS dan RS merupakan pemilik showroom atau tempat penjualan kendaraan mewah di luar wilayah Jawa Timur. Sejumlah kendaraan mewah yang saat ini sedang ditelusuri oleh penyidik, antara lain seperti Rolls-Royce, Ferrari, Lamborghini, dan Mercedes-Benz G63.
Bayu menjelaskan pendalaman itu dilakukan untuk mengetahui uang hasil penjualan mobil mewah tersebut masih disimpan oleh tersangka Wahyu Kenzo, atau sudah dipergunakan untuk keperluan.
Untuk saat ini, kendaraan roda empat yang sudah disita Polresta Malang Kota sebanyak empat unit. Satu mobil tambahan baru, yakni Toyota Fortuner telah disita penyidik beberapa waktu lalu.
"Kami mendalami, uang hasil jual beli itu dipergunakan untuk apa. Apakah masih disimpan atau sudah dipergunakan? Kemudian untuk aset, ada tambahan satu mobil Fortuner yang sudah diamankan," ujarnya.
Ia menambahkan hingga saat ini penyidik juga masih terus melakukan pendalaman terhadap sejumlah saksi yang telah diperiksa. Ia juga mwnyatakan tidak menutup kemungkinan akan adanya penambahan tersangka baru.
Baca Juga: Stres Bisa Menyebabkan Penyakit Maag? Yuk Simak 5 Penyebabnya!
"Untuk saksi baru belum, kami fokus pada saksi yang ada untuk pendalaman. (Tersangka baru) kemungkinan ada, tapi kami masih mendalami tersangka yang ada saat ini," katanya.
Dalam kasus tersebut, selain menetapkan status tersangka kepada Wahyu Kenzo, polisi juga menetapkan tersangka lainnya, yakni marketing ATG Raymond Enovan (RE). Keduanya dijerat pasal berlapis untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polresta Malang Kota telah menyita sejumlah kendaraan mewah milik Wahyu Kenzo, seperti mobil BMW M4, Toyota Alphard Executive Lounge, dan Toyota Innova. Kemudian tiga Vespa edisi terbatas, BMW R Nine T dan Harley-Davidson Road Glide.
Berita Terkait
-
Raymond, Bestienya Wahyu Kenzo Dapat Untung Rp 10 Miliar dari Robot Trading ATG
-
Aset Tersangka Robot Trading Terus Diungkap, Ada Rumah hingga Kendaraan Mewah
-
Begini Peran Raymond, Orang Kedua di Bisnis Robot Trading ATG setelah Wahyu Kenzo
-
Ditangkap, Ini Profil Wahyu Kenzo Founder Robot Trading yang Diikuti Banyak PNS di Riau
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement