Pamer gaya hidup mewah para pejabat tanah air akhir-akhir mendapat gunjingan publik. Bukan tanpa alasan, hal itu menjadi kekecewaan masyarakat yang berlaku hidup sederhana, namun pejabat memilih pamer barang mahal.
Kali ini Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Ali Mochtar Ngabalin mendapat sasaran kritikan publik.
Ngabalin diduga menggunakan jam tangan merek Patek Phillip Nautilus berwarna emas yang harganya mencapai Rp2,5 miliar.
Hal itu diungkapkan salah satu akun media sosial @PartaiSocmed, dilansir Sabtu (1/4/2023). Akun tersebut juga memeberikan emoticon jempol dengan gaya hidup Ngabalin.
"Bro Ali Mochtar Ngabalin, Patek Philippe Nautilus yang kamu pakai itu harganya 2,5 M lebih lho!, kerenn," tulisnya menyindir.
Akun itu meminta agar Ngabalin tidak mengaku bahwa jam tangan itu KW alias palsu.
"Jangan bilang itu KW lalu dibanting seperti bosmu ya. Kami ikhlas menerima sebagai sumbangan," tulisnya.
Hal itu menjadi kritikan pedas para netizen di media sosial Twitter. Tak jarang yang meminta klarifikasi atas foto tersebut menyusul ketidakpercayaan warga dengan pejabat negara saat ini.
"Orang-orang ini dapet duit banyak tu kerjanya ngapain ya," tanya @immamho***.
Baca Juga: Mutasi Besar-besaran Pejabat Polri, Fadil Imran Naik Pangkat, Bakal Jadi Jenderal Bintang Tiga
"Hati-hati ditanya malaikat entar pak," kata @penjahatpo****.
"Ada yang jual Rolex yang identik dengan Ori. Harganya Rp50 ribu, siapa tau ini juga KW premium. Sebaiknya beri klarifikassi biar tidak jadi bola liar," terang @tomanmo**.
"Di luar sana banyak yang mau makan saja ga ada. Ini ada pejabat yang hanya barang tersier saja harganya di luar nilir. Dunia oh dunia," kata @kitemu****.
Berita Terkait
-
Arteria Dahlan Desak Bareskrim Polri Ciduk Akun Medsos yang Kritik DPR RI, Netizen: Norak! Dikritik Kinerjanya malah Main Lapor
-
Tanggapi Fenomena Keluarga Pejabat Flexing, JK: Harus Disadari, Masyarakat Kini Sangat Peka
-
Harta Suaminya Hanya Rp 1,8 Miliar, Istri Pejabat Dishub DKI yang Doyan Flexing Hanya Ibu Rumah Tangga
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Cek Harga Lewat DM: Praktik Janggal yang Bikin Calon Pembeli Kabur
-
Tak Menyerah, Sony Sanjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Setelah Ditolak Kejagung
-
Lomba Pidato Bung Karno 2026 Resmi Digelar, Total Hadiah Capai Rp16 Juta
-
Membaca Indonesia dari Kacamata Orde Baru: Menelusuri Indonesia 1979
-
Penumpang Pasar Senen Kalahkan Gambir, Tren Perjalanan Kelas Ekonomi Menguat
-
Berdemokrasi dengan Sehat: Bicara Politik itu Hak Warga Negara
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Terima 499 Sertifikat Aset Daerah Senilai Rp 22,2 Triliun
-
Mengaku Ketua Panitia, Mahasiswa Unhas Lakukan Pelecehan Seksual Terancam Dipecat
-
Piala Dunia 2026: Hancur di Tangan Prancis, Langkah Irak di Kian Terjepit