/
Minggu, 02 April 2023 | 11:02 WIB
Pelatih Shin Tae-yong di Stadion GBK (ANTARA)

Suara Joglo - Tentu batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 membuat para pemain kecewa berat. Pemain sepak bola mana yang tidak ingin berlaga di ajang kompetisi sepak bola terakbar sejagat itu.

Namun nasi sudah menjadi bubur. FIFA, federasi sepak bola dunia sudah memutuskan menganulis Indonesia sebagai host piala dunia. Hal yang memengaruhi keputusan FIFA itu salah satunya disebut-sebut gegara penolakan politisi terhadap timnas Israel.

Meskipun begitu keputusan FIFA tersebut sudah diketok palu. Pertanyaannya bagaimana nasib Timnas U-20 yang sudah sejak jauh-jauh hari disiapkan oleh PSSI tersebut?

1. Bakal dimasukkan dalam satu klub

Pemain penyerang tim nasional sepak bola U-20 Hokky Caraka mengungkap rencana timnas yang dipertahankan menjadi satu klub untuk mengikuti kompetisi reguler.

Hokky mengutip wacana tersebut dari pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyambangi proses latihan mereka di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu. Perihal kompetisi yang akan diikuti oleh timnas, Hokky memberi sinyal bahwa mereka kemungkinan akan berkompetisi di dalam negeri yakni dalam Liga 1.
 
"Tadi Pak Presiden berencana anak-anak timnas U-20 ini agar nanti digabungkan dalam satu tim biar chemistry kita tidak hancur, karena kan kemarin kita seminggu pulang terus kumpul lagi, pasti chemistry hilang lagi. Mungkin itu masih dalam rencana, mungkin masih bisa terwujud," kata Hokky saat ditemui setelah menjalani latihan.
 
"Kalau soal itu pasti akan ikut di Liga 1 Indonesia. Kita akan berkompetisi di salah satu tim itu jadi semoga benar terwujud lah harapan dari Pak Jokowi," ujarnya menambahkan.
 
Model pembentukan tim untuk mengakomodasi tim nasional bukan hal baru di Indonesia. Sebelumnya kompetisi bola basket nasional telah memiliki tim Indonesia Patriots yang berkompetisi di IBL.
 
2. Ikut Sea Games

Kompetisi sepak bola terdekat adalah SEA Games di Kamboja pada Mei 2023 nanti. Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri menyatakan bahwa tim asuhannya akan melakukan empat kali uji coba sebelum mengikuti ajang tersebut.

Indra menyebut bahwa ia akan memasukkan tujuh pemain dari timnas U-20. Pemanggilan ketujuh pemain timnas U-20 itu dilakukan setelah Piala Dunia U-20 batal digelar di Indonesia. Meski demikian, ia belum mau menyebutkan nama ketujuh pemain tersebut.

"Nanti kita sudah mendesain program dengan uji coba internasional empat kali, dengan Lebanon dan Tajikistan. Tapi yang sudah konfirmasi pasti itu Lebanon," kata kata Indra.

Baca Juga: Satu Korban Keracunan Massal di Kotim Meninggal Dunia, BBPOM Palangka Raya Turun Tangan

"Tajikistan dan China yang kita minta lagi menunggu konfirmasinya. Jadi kalau Lebanon, kami perkirakan pertandingan pertamanya nanti di tanggal 11 dan pertandingan kedua di tanggal 13," ujarnya menambahkan.

3. Timnas U-20 Bakal Dibubarkan

Pelatih timnas sepak bola U-20 Shin Tae-Yong menyebut bahwa skuad asuhannya akan dibubarkan menyusul batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Kabar tersebut disampaikan oleh pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu setelah menerima kunjungan Presiden Joko Widodo di Jakarta.
 
"Setelah ini akan dibubarkan ya pemain, tim yang dipersiapkan (untuk) Piala Dunia U-20 kemarin. Pak Presiden tadi bicara, beliau selalu menonton pertandingan-pertandingan timnas, dan melihat perkembangan yang baik. Tetapi sangat disayangkan karena Piala Dunia tidak bisa digelar, dan (kita) tidak bisa ikut," kata pelatih Shin.
 
Shin dikontrak sejak akhir 2019 sampai Desember 2023. Meski belum pernah membawa timnas Indonesia di berbagai kelompok umur untuk memenangi trofi apapun, namun pelatih Shin dinilai telah memberikan banyak perubahan positif kepada timnas, serta mampu mendongkrak posisi Indonesia dalam daftar peringkat FIFA.
 
Kini kontrak pelatih Shin tinggal menyisakan beberapa bulan lagi. Namun ia menyatakan belum melakukan komunikasi dengan PSSI terkait perpanjangan kontrak.
 
"Memang akan lanjut terus sampai akhir tahun ini ya. Karena memang kontraknya seperti itu. Dan mungkin sekarang-sekarang ini harus bertemu dengan Pak Erick (Thohir) untuk membicarakan masa depan saya," kata mantan pelatih timnas Korsel itu.

Load More