Suara Joglo - Akhirnya FIFA tidak menjatuhkan hukuman yang berat bagi PSSI setelah batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
Buntut dari batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 membuat FIFA hanya menjatuhkan hukuman administratif kepada PSSI. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam postingan tersebut, Erick Thohir mengungkapkan jika dirinya telah melakukan negosiasi sekaligus mempresntasikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia kepada FIFA sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Sesuai arahan Presiden @Jokowi, saya bernegosiasi sekaligus mempresentasikan blueprint transformasi sepak bola Indonesia kepada @FIFA," tulis Erick Thohir pada unggahan resmi di akun Instagram pribadinya.
Erick Thohir juga menjelaskan jika FIFA tidak menjatuhkan sanksi berat terhadap PSSI setelah batalnya Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Indonesia tidak dikenakan sanksi berat seperti dikucilkan dari sepak bola dunia. Kita hanya diberikan sanksi administratif, sehingga timnas Indonesia masih bisa mencetak prestasi di SEA Games pada akhir bulan ini," imbuhnya.
Lebih lanjut, dalam unggahannya, Ketua Umum PSSI itu mengucap sukur atas terhindarnya Indonesia dari sanksi berat FIFA.
"Indonesia hanya mendapat “kartu kuning”, bukan “kartu merah.” Alhamdulillah," pungkasnya.
Postingan Erick Thohir tersebut lanta mendapat respon positif dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
Baca Juga: 4 Hikmah Nuzulul Quran, Tak Hanya Sejarah Turunnya Al Quran
Bahkan tidak sedikit dari mereka yang mengusulkan Erick Thohir maju sebagai Capres pada Pemilu 2024 mendatang.
"Capres/cawapres pak, kulo seneng banget dengan cara menyelesaikan masalah panjenengan," ungkap salah seorang netizen.
"Alhamdulillah... Terima kasih pak @jokowi dan pak @erickthohir , semoga bpk2 diberikan kesehatan dan panjang usia yg barokah," ucap syukur netizen lainnya.
"Terima Kasih Pak Erick Tohir Selalu Ketua PSSI yg sudah Bekerja Keras Dlm negosiasi dengan FIFA dan Puji Tuhan Indonesia hnya Kena sangsi ringan sehingga memberi Harapan bagi Sepakbola Indonesia," kata netizen satunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung