PSIS Semarang meraih hasil negatif saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Maguwoharjo Sleman pada Rabu (13/4/2023).
Meski sempat unggul di babak pertama, Laskar Mahesa Jenar harus mengakui kekalahan dari skuad serdadu tridatu dengan skor 3-2.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Sebab PSIS Semarang sempat unggul dua gol.
"Tim sebetulnya start dengan cukup baik, bisa unggul 2-1 di babak pertama. Namun Bali United menunjukan permainan terbaiknya malam ini, dan PSIS sedikit hilang konsentrasi dan beberapa momen dan itu menjadi hukuman bagi tim kami," ujarnya usai pertandingan.
Menurutnya permainan yang ditunjukan pemain PSIS Semarang sudah cukup bagus.
"sebetulnya permainan PSIS cukup bagus, memainkan sepakbola sesuai rencana, memang ada peluang dapat penalti tapi itulah sepakbola, dan sampai jumpa musim depan," ujarnya.
Gilbert Agius mengakui sempat kesulitan saat awal-awal bergabung dengan PSIS Semarang.
"Setelah 2 bulan di Indonesia, memang di pekan awal cukup sulit beradaptasi baik budaya, bahasa karena berbeda, namun perlahan tim bisa improve dan pemain lebih percaya diri di lima laga terakhir, bermain lebih bagus, hal-hal kecil seperti itulah yang akan kita aplikasikan untuk musim depan," ujarnya.
Melihat hasil buruk di akhir kompetisi, Gilbert Agius mengaku akan melakukan evaluasi dengan manajemen untuk mempersiapkan tim di musim depan.
Baca Juga: Tuntaskan! Link Live Streaming Persis Solo vs Persik Kediri, Laskar Sambernyawa Memburu Happy Ending
"Setelah ini akan ada evaluasi lebih dulu dengan manajemen terkait musim depan, kalau memang mulai pada Juli kita akan mulai persiapan di Juli awal," ucapnya.
Sementara itu Pemain PSIS Bayu Fiqri mengungkapkan kekalahan tersebut tidak diinginkan semua pemain.
"Ini bukan hasil yang kita inginkan, unggul 2-0 tapi setelahnya kita kehilangan fokus," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Kapan iQOO 15R Meluncur? Bawa Baterai 7.600 mAh, Skor AnTuTu Tembus 3,5 Juta Poin
-
Carut-Marut Masalah BPJS Bersumber Dari Belum Solidnya DTSEN
-
Siap Berlayar 10 Maret! 5 Fakta Trailer Terbaru One Piece Live Action S2
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Kaki Kurzawa Sudah Gatal Libas Ratchaburi
-
5 Tas Branded Ori yang Bisa Dibeli di Shopee, Lebih Banyak Diskonnya
-
5 Parfum Lokal Terlaris di Shopee yang Wanginya Segar dan Tahan Lama
-
Gentengisasi Gagasan Prabowo Tuai Perbandingan dengan Genteng Palu-Arit
-
Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, Rabu 11 Februari 2026, Berikut Daftar Lengkapnya
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs