Nasib Shin Tae-yong masih menjadi pertanyaan. Sebab, pelatih asal korea selatan itu didatangkan ke Indonesia untuk mempersiapkan Tim Nasional di Piala Dunia-20.
Namun demikian, Ketua umum PSSI Erick Thohir mengaku bakal menemui pelatih tim nasional Shin Tae-yong tersebut.
Hal itu untuk membahas perpanjangan kontrak serta target-target berikutnya yang dibebankan kepada pria Korea Selatan tersebut.
"Kontrak Shin Tae-yong itu sampai akhir tahun. Tetapi target utamanya tadinya kan (Piala Dunia) U-20, tetapi gagal kan. Nah karena (Piala Dunia) U-20 gagal, kita harus lihat lagi kontraknya apa karena kita memang ada kejuaraan senior (Piala Asia 2024) pada bulan Januari," kata Erick di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (14/4/2023).
"Nah ini yang harus kita bicarakan apa persiapan dan targetnya. Nah ini yang mau saya duduk bersama Shin Tae-yong, apalagi kita sekarang sudah punya badan tim nasional," tambahnya.
Kontrak Shin bersama PSSI diketahui akan habis pada Desember tahun ini dan saat ini sedang tidak menangani timnas kelompok umur apapun setelah terakhir mengarsiteki timnas senior pada dua pertandingan FIFA match day kontra Burundi akhir Maret.
Timnas U-22 yang dipersiapkan untuk SEA Games Kamboja diarsiteki oleh Indra Sjafri, yang awalnya mendapat amanah tersebut karena pagelaran SEA Games berlangsung dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama dengan agenda Piala Dunia U-20.
Untuk Piala Asia 2024 akan berlangsung pada 12 Januari sampai 10 Februar, Pelatih Shin memiliki andil membawa tim Garuda mengikuti ajang tersebut, setelah berhasil membawa Indonesia menduduki peringkat kedua kualifikasi Grup A putaran ketiga.
Untuk ajang Piala Asia, ini merupakan pertama kalinya Indonesia berhasil kembali lolos ke putaran final setelah absen selama 18 tahun.
Baca Juga: 4 Rumah Dan Sekolah TK di Palembang Ludes Terbakar Setelah Sholat Tarawih
Meski pelatih Shin belum pernah membawa timnas Indonesia meraih trofi apapun, namun banyak pihak menilai pria Korea Selatan itu berhasil memberikan dampak signifikan bagi sepak bola tanah air.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu mampu membawa timnas senior menduduki peringkat kedua Piala AFF 2020, membawa timnas U-23 meraih medali perunggu pada SEA Games 2021, meloloskan timnas U-20 ke Piala Asia U-20 2023, serta mengerek posisi Indonesia dalam daftar peringkat FIFA dari posisi ke-177 menjadi berada di posisi ke-149 pada April. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek