/
Sabtu, 15 April 2023 | 10:05 WIB
Ilustrasi adzan. ([ANTARA])

Mengumandangkan Azan di Amerika Serikat (AS) tak sebabas di Indonesia. Muslim yang menjadi minoritas mendapatkan aturan yang ketat. 

Namun demikian, Minneapolis menjadi kota besar pertama di AS yang akan mengizinkan siaran azan untuk dikumandangkan melalui pengeras suara masjid lima kali sehari.

Dewan Kota Minneapolis dengan suara bulat mengizinkan azan dikumandangkan dari masjid-masjid meskipun ada kebijakan yang mengatur kebisingan.

Kelompok advokasi Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) Minnesota, yang selama ini terus mendesak dewan untuk menyetujui permintaan azan melalui pengeras suara, mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan kemenangan bersejarah bagi kebebasan beragama dan pluralisme.

"Kami berterima kasih kepada para anggota Dewan Kota Minneapolis yang menetapkan contoh luar biasa ini, dan kami mendesak kota-kota lain untuk mengikutinya," kata Direktur CAIR Minnesota Jaylani Hussein dalam sebuah pernyataan dikutip pada Sabtu (15/4/2023).

Pada tahun lalu, Pemerintah Kota Minneapolis membatasi waktu-waktu azan dan volume suara yang digunakan, menurut CBS News.

Namun, masjid-masjid di Minneapolis mulai saat ini akan diizinkan untuk mengumandangkan azan mulai pukul 03.30 dini hari hingga 11.00 malam.

Wali kota Minneapolis Jacob Frey diperkirakan akan menandatangani undang-undang tentang siaran azan dalam waktu sepekan, menurut surat kabar Minneapolis Star-Tribune.

Sumber: Anadolu

Baca Juga: Terinspirasi dari Alchemy of Souls, Ini 3 Sikap Positif Sosok Jang Uk yang Bisa Dicontoh

Load More