Kritikan seorang TikToker asal Lampung, Bima Yudho yang menyindir Pemda Lampung soal mangkraknya bangunan dan rusaknya akses jalan menjadi sorotan publik.
Bahkan atas kritikan yang ditujukan ke pemerintah daerah setempat, Bima diketahui dilaporkan ke Polda Lampung yang harus berurusan dengan penegak hukum.
Menanggapi kabar tersebut, Menkopolhukam, Mahfud MD bakal turun tangan jika memang ada indikasi Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan tekanan kepada Bima Yudho.
Mahfud MD memastikan bahwa apa yang dilakukan Bima Yudho memiliki hak konstitusional untuk melayangkan krtik terhadap pembangunan di Lampung.
"Bima tentu punya hak konstitusional untuk menyampaikan hal itu. Menyusul untuk kebaikan bersama," ujar Mahfud MD dikutip dari Suara.com, Senin (17/4/2023).
Mahfud memastikan bahwa apa yang dilayangkan Bima adalah kritk, bukan kaporan ke penegak hukum.
"Jadi Bupati ini tidak punya kewajiban hukum untuk itu. Itu kan kritikan bukan laporan aparat penegak hukum. Tapi (Bupati) punya kewajiban moral sebagai pemimpin," terang dia.
Mahfud juga akan memeriksa apakah benar adanya intimidasi yang dilakukan penegak hukum kepada keluarga Bima setelah dirinya membuat video viral itu.
"Tentu saya akan komunikasi kalau sampai ada aparat penegak hukum menekan. Saya tak boleh diam juka Aparat Penegak hukum ini ikut-ikutan soal itu," katanya.
Baca Juga: Hari Ini Mahfud MD Siap Maju untuk Lindungi Bima Lampung: Tentu Saja Saya Gak Boleh Diam
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot