Fenomena gerhana matahari hibrida bisa disaksikan di Indonesia. Fenomena itu akan terjadi di bulan April 2023 ini, tepatnya akan muncul pada Kamis (20/4/2023) siang.
Namun tidak semua wilayah Indonesia bisa menyaksikan gerhana matahari itu. Pengamat menyatakan hanya ada 11 wilayah yang dilintasi fenomena itu pada Kamis nanti.
Untuk diketahui, gerhana matahari akan terjadi jika seluruh permukaan matahari tertutup oleh bulan. Nantinya bayangan bulan jatuh pada posisi bumi yang dilewati jalur GMT.
Hasilnya akan membuat matahari tertutup bayang sesaat. Untuk fenomena kali ini disebut langka karena terjadi secara total.
Fenomena gerhana matahari sendiri hanya berlangsung singkat. Rata-rata akan terjadi sekitar 1-5 menit tergantung dari wilayahnya.
Menyusul dengan prediksi fenomena tersebut yang akan tampak jelas terlihat di Indonesia, 11 wilayah itu tercatat di wilayah timur Indonesia.
Pertama terdapat di Maluku. Nantinya terjadi di Pulau Kisar, Maopora, Damar dan Pulau Watubela. Rata-rata terjadi pada pukul 13.22 WIT hingga 13.40 WIT.
Sementara fenomena itu juga bisa terlihat jelas di Papua Barat. Di antaranya, Kepulauan Antalisa, Randepandai, Roswar dan Pulau Num. Gerhana Matahari terjadi sekitar pukul 13.44 WIT.
Gerhana matahari hibrida juga akan terjadi di wilayah Papua. Lokasi tepatnya antara lain, Wooi, Serui dan Biak Kota. Fenomena terjadi pada pukul 13.54 WIT.
Baca Juga: Potensi Cuaca Ekstrem bakal Terjang DIY hingga Awal April, Warga Diminta Waspada
Melansir dari BMKG, Senin (17/4/2023), gerhana matahari ini juga bisa disaksikan di wilayah Sumatera Barat. Fenomena ini akan terjadi di waktu puncak 11.40-11.48 WIB.
BMKG juga mengimbau agar masyarakat yang ingin menyaksikan proses gerhana matahari total terjadi tidak melihat langsung dengan mata telanjang.
BMKG juga menyediakan live streaming detik-detik gerhana matahari total terjadi melalui laman instagram-nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus YTR Berbuntut Desakan Hukuman Kebiri, DPR Minta Polisi Telusuri Korban Lain
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat
-
Ulasan Drama Taxi Driver, Keadilan Hukum di Balik Taksi Mewah Misterius
-
Bantah Mobilisasi Massa Demo Pro MBG, Bakom RI: Itu Tidak Benar!
-
Review Serial I Will Find You: Sebuah Misteri Pelarian Emosional Sang Ayah
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?