Akademisi yang juga tokoh NU Nadirsyah Hosen, atau yang akrab dipanggil Gus Nadir memiliki pandangan soal perbedaan hari raya Idul Fitri.
Gus Nadir memberikan kritikan soal Perayaan Idul Fitri yang berbeda namun minta difasilitiasi pemerintah.
"Kalau memilih berbeda terus minta difasilitasi atas nama toleransi, tapi tidak mau bertenggang-rasa, gimana kalau sekalian minta shalat ied-nya jg di Istiqlal, biar sama dg shalat ied versi pemerintah? Jgn kepalang tanggung. Gimana? Gimana?" tulis Gus Nadir di Twitter dikutip pada Selasa (18/4/2023).
Hal itu pun memantik komentar warganet. Sebab toko muda NU tersebut selalu menyuarakan keberagaman.
"Ente yang biasanya bilang waktu puasa gak perlu nutup warung tapi giliran masalah perbedaan hari lebaran ente gk terima, kemunafikan at its finest," tulis netizen dengan akun @Wargakls2.
Melihat itu, Gus Nadir pun memberikan komentar menohok ke netizen tersebut.
Lho iya warung gak ditutup. Lebaran berbeda juga gak dilarang. Sama aja kan. Tapi apa karena warung ditutup terus anda minta mereka yg gak puasa jangan difasilitasi pemerintah untuk makan siang bersama? Itu namanya gak bertenggang rasa. Udah paham belum Bang @Wargakls2?," jelas Gus Nadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba