/
Selasa, 18 April 2023 | 16:39 WIB
Gus Nadir (Instagram/@nadirsyahhosen_official)

Akademisi yang juga tokoh NU Nadirsyah Hosen, atau yang akrab dipanggil Gus Nadir memiliki pandangan soal perbedaan hari raya Idul Fitri

Gus Nadir memberikan kritikan soal Perayaan Idul Fitri yang berbeda namun minta difasilitiasi pemerintah. 

"Kalau memilih berbeda terus minta difasilitasi atas nama toleransi, tapi tidak mau bertenggang-rasa, gimana kalau sekalian minta shalat ied-nya jg di Istiqlal, biar sama dg shalat ied versi pemerintah? Jgn kepalang tanggung. Gimana? Gimana?" tulis Gus Nadir di Twitter dikutip pada Selasa (18/4/2023). 

Hal itu pun memantik komentar warganet. Sebab toko muda NU tersebut selalu menyuarakan keberagaman. 

"Ente yang biasanya bilang waktu puasa gak perlu nutup warung tapi giliran masalah perbedaan hari lebaran ente gk terima, kemunafikan at its finest," tulis netizen dengan akun @Wargakls2. 

Melihat itu, Gus Nadir pun memberikan komentar menohok ke netizen tersebut. 

Lho iya warung gak ditutup. Lebaran berbeda juga gak dilarang.  Sama aja kan. Tapi apa karena warung ditutup terus anda minta mereka yg gak puasa jangan difasilitasi pemerintah untuk makan siang bersama? Itu namanya gak bertenggang rasa. Udah paham belum Bang @Wargakls2?," jelas Gus Nadir. 

Load More