Jalur Cinomati yang terletak di Kabupaten Bantul, DIY kerap memakan korban jiwa saat momen libur panjang dan hari raya besar seperti Lebaran 2023 ini.
Menanggulangi kecelakaan dan jatuhnya korban di jalur tersebut, Polres Bantul telah bekerjasama dengan Google untuk menghapus Jalur Cinomati dari peta digital Google Maps untuk sementara.
Untuk diketahui, jalur Cinomati merupakan jalur alternatif bagi wisatawan dan pengendara untuk mempersingkat waktu ketika ingin berwisata ke kawasan Dlingo atau melintas ke Gunungkidul dari Bantul dan sebaliknya.
Jalur ini kerap muncul dan memberikan opsi bagi pengendara yang tak menguasai medan tanjakan curam yang ada di Google Maps.
"Jadi selama libur cuti Lebaran ini, pengguna tidak bisa mengakses Jalan Cinomati. Ini juga untuk keselamatan para wisatawan dan pengendara yang akan menuju Dlingo maupun keluar dari destinasi wisata di kawasan Dlingo," ujar Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, Rabu (19/4/2023).
Ihsan menjelaskan, memang Jalur Cinomati bisa mempersingkat waktu perjalanan pengendara. Namun tanjakan curam pada kontur jalan cukup berbahaya.
"Jadi kalau orang atau pengendara tidak menguasai medan atau lihai di kondisi jalan itu sangat bahaya. Maka dari itu kita antisipasi sejak awal," terang dia.
Saat ini Google sendiri sudah menghapus jalur untuk opsi wisatawan melintasi Jalur Cinomati. Jalan tersebut tidak lagi terlacak oleh pengendara ketika mencari jalur terdekat untuk melintas ke Gunungkidul dari Bantul atau sebaliknya.
Dihapusnya Jalur Cinomati untuk sementara, Polres Bantul mengimbau pengendara terutama bus besar untuk melintasi jalan yang lebih landai, yakni Jalan Imogiri-Mangunan.
Baca Juga: Jangan Sepelekan Ini, Dinkes Bantul Imbau Warga Teliti saat Beli Produk Pangan Jelang Lebaran
Terpisah, Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi mengatakan Jalur Cinomati atau Jalan Patuk-Dlingo masih dalam perbaikan di beberapa titik.
Di sisi lain, jalur tersebut juga tak mungkin dilewati kendaraan besar dan pengendara diarahkan untuk melintasi jalan Imogiri-Mangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Sahabat-AI: Platform AI Lokal Resmi Rilis, Siap Saingi AI Global
-
Raisa Umumkan Konser Spesial Juni 2026, Pra-Registrasi Tiket Sudah Dibuka
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Bursa Transfer Juventus: Michele Di Gregorio Jadi Biang Kerok, Alisson Becker Masuk Radar
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi