Kawasan Malioboro Kota Jogja tak pernah luput dari kemacetan ketika libur hari raya besar. Tahun ini diprediksi 6 juta pemudik termasuk wisatawan akan berlibur di kawasan tersebut.
Pemkot Kota Yogyakarta melalui Dishub, sudah memprediksi bahwa akan banyak kepadatan di persimpangan Kota Jogja. Maka dari itu pihaknya mengimbau wisatawan untuk memanfaatkan moda transportasi umum yang ada di Kota Pelajar.
“Kawasan Malioboro, Tugu, dan Keraton adalah kawasan yang kerap menjadi tujuan utama wisatawan semasa libur Lebaran dan dapat dipastikan terjadi kepadatan lalu lintas di ruas-ruas jalan tersebut,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Agus Arif, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (22/4/2023).
Agus menyebut jika memang wisatawan akan menggunakan kendraan pribadi, dirinya hanya mengatakan bahwa akan terjebak untuk beberapa waktu sebelum sampai di Malioboro.
"Misalnya menggunakan angkutan daring, menggunakan moda transportasi bus Trans Jogja atau menggunakan moda kereta rel listrik (KRL)," terang dia.
Untungnya ketika menggunakan moda transportasi umum, wisatawan tak perlu repot untuk mencari lahan parkir.
Pihaknya juga memprediksi akan banyak kantong parkir di Jogja yang akan penuh dengan kendaraan nantinya.
Berdasarkan perkiraan awal yang menyebut ada sekitar 5,6 juta pemudik yang masuk ke DIY dengan 70 persen di antaranya menggunakan mobil pribadi.
Dengan demikian, akan ada sekitar 1,5 juta hingga dua juta kendaraan pribadi yang akan masuk ke DIY selama libur Lebaran.
Baca Juga: 4 Tempat Ngabuburit Paling Populer di Jogja
“Prediksi jumlah kendaraan yang masuk ke DIY tentu sangat banyak dan ini berat. Makanya perlu dilakukan rekayasa lalu lintas,” katanya.
Selama libur Lebaran, Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan mengubah peruntukan tempat khusus parkir (TKP) yang semula untuk bus pariwisata menjadi parkir untuk kendaraan pribadi.
“Peningkatan kepadatan lalu lintas di Yogyakarta diperkirakan terjadi H+ Lebaran. Kami akan lalukan rekayasa progresif sesuai kondisi kepadatan lalu lintas,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Apresiasi Daerah Berprestasi 2026 Digelar, Mendagri Dorong Iklim Kompetitif Antardaerah
-
Awe-Awe Kedua dari Balik Pohon Tua di Tikungan Gumitir
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
6 Trik Mengatur Kecepatan Sepeda Listrik agar Baterai Awet Seharian
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
-
APPMBGI Ingatkan Potensi Tekanan Pasokan Pangan Imbas Program MBG
-
Saat Tari Perang Menteng Hidupkan Jihad Rakyat Palembang Usir Penjajah
-
Hanyut saat Mandi-mandi di Sungai Bingei Langkat, 2 Pelajar Ditemukan Meninggal
-
Survei BI: Penyaluran Kredit Bank Lesu di Kuartal I-2026
-
Gratis Itu Relatif, Setidaknya Itu yang Saya Pelajari dari Sekolah Negeri