Belakangan ini, nama putri semata wayang Ramzi, Asila Maisa Fatihah memang kerap menjadi bahan bulan-bulanan netizen. Pasalnya, warganet tak menyukai perangai Asila hingga cara bernyanyinya.
Menanggapi hal tersebut, sang ayah, Ramzi pun angkat bicara untuk membela sang putri. Menurutnya, Asila tidak lahir menjadi bintang lantaran nama sang ayah, melainkan hasil kerja kerasnya sejak lama.
Menurut Ramzi, nyinyiran netizen terhadap putrinya itu justru menjadi keberuntungan tersendiri bagi Asila.
"Ya buat Asilanya menguntungkan, jadi pembahasan. Walaupun akhirnya tulisan-tulisan dan ininya banyak yang tidak baik. Tapi kalau untuk strategi itunya menguntungkan, jadi pusat perhatian," ujar Ramzi, dikutip dari @pembasmi_kelahuan_real, Senin (24/4/2023).
"Gua udah bilang berkali-kali ke Asila. Sabar dulu, jangan dulu. Dab selalu gua bilang sama Asila jangan mentang-mentang anak seorang Ramzi terus kamu bisa mendapatkan banyak hal. Proses dulu, belajar dulu," ungkap Ramzi.
Diketahui, Asila Maisa telah mengeluarkan single perdananya tahun lalu. Sedangkan, beberapa bulan lalu ia merilis single keduanya, di mana lagu tersebut kemudian sekqligus menjadi sountrack film populer, yakni Bismillah Kunikahi Suamimu.
Meski begitu, Ramzi menyebut bahwa proses Asila menjadi bintang itu sengaja disembunyikan. Sebab, presenter kondang itu meminta Asila untuk terus belajar dan meraih keinginannya bukan karena nama ayahnya.
"Sebelumnya teh Meli nggak bilang, ini Asila anaknya Ramzi," tuturnya.
"Tiba-tiba keluar nama Asila, kaget mereka. Tanpa diduga-duga seorang Asila, Udah, namanya sekarang kayak begitu kan. Penyanyi-penyanyi itu kayaknya pada nggak tau kan, kan yang bar-bar kan fanbase nya, sakit hati, kecewa, disikat dia, dibuly, sampe sekarang," ujar Ramzi.
Baca Juga: Bukan Hanya Orang Tua, Ini 4 Cara untuk Menghormati Seorang Anak
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman